ABG 12 Tahun di Jambi Jadi Ibu, Pemprov Ngaku Kecolongan

oleh

Metrobatam, Jambi – ABG 12 tahun di Jambi tak seperti anak biasanya. Di usianya yang masih cilik itu, ABG tersebut sudah menjadi ibu 1 anak. Pemprov Jambi mengaku kecolongan.

“Apakah pernikahan dini itu secara diam-diam atau gimana kita kurang tahu, yang jelas kita merasa kecolongan dengan adanya pernikahan dini itu,” ucap Kepala Bidang PPA, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi, Abdul Hanan, saat dihubungi detikcom, Kamis (16/8).

Hanan menduga bisa jadi si anak dinikahkan pada usia 10 atau 11 tahun, alasannya karena anak itu hamil di usia 12 tahun. Namun pihaknya masih menyelidiki lagi di mana anak itu dinikahkannya, dan bagaimana proses pernikahannya.

“Ini sangat kita sayangi ada kasus pernikahan dini ini. Kita sudah coba meminta klarifikasi kebenaran anak usia 12 tahun yang melahirkan di RSUD Mayjen HA Thalib dan itu ternyata itu benar. Kita juga akan mencaritahu tentang pernikahan dini itu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemprov selalu melakukan sosialisasi pernikahan dini.

“Padahal selama ini pihak Pemerintah provinsi Jambi melalui Dinas DP3AP2 Jambi telah melakukan sosialisasi terhadap dampak pernikahan diusia dini dan pernikahan dini itu sangat dilarang,” pungkasnya. (mb/detik)