Anggota Komisi V Nilai Sanksi ke Lion Air yang Izinkan Neno Pakai Mik Pesawat Tepat

oleh

Metrobatam, Jakarta – Kementerian Perhubungan memberi sanksi terguran ke maskapai Lion Air lantaran mengizinkan deklarator #2019GantiPresiden Neno Warisman memakai Public Address System (PAS) atau mikrofon pesawat untuk kepentingan pribadi. Anggota Komisi V DPR Fraksi PDI Perjuangan Alex Indra Lukman memandang sanksi tersebut sangat tepat.

“Sangat tepat,” tegas Alex saat dihubungi, Rabu (29/8).

Menurut Alex, mikrofon pesawat tak bisa dipakai sembarangan. Alex menegaskan ada aturan internal masing maskapai terkait penggunaan mikrofon.

“Karena ada aturan internal maskapai bahwa penggunaan mikrofon pesawat hanya oleh kru pesawat untuk berikan informasi terkait penerbangan,” ucap Alex.

Alex membeberkan alasannya menyebut sanksi teguran ke Lion Air sangat tepat. Jika Neno diperbolehkan memakai mikrofon pesawat, Alex khawatir langkah itu diikuti penumpang pesawat lainnya.

“Kalau dibiarkan maka bisa saja nanti orang jualan obat gunakan mikrofon pesawat atau ada caleg yang berkampanye dalam pesawat, toh peraturan KPU tidak mengatur hal tersebut,” jelas Alex.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU) Kemenhub Capt Avirianto mengatakan pihaknya telah melayangkan teguran kepada manajemen Lion Air. Teguran itu disampaikan melalui surat dengan Nomor: AU.651/DKPPU/VIII/2018 tertanggal 27 Agustus 2018.

“Meminta Lion Air menindak tegas Station Manager, PIC, dan Cabin Crew yang tidak melaksanakan Internal SOP secara baik dan benar,” kata Avirianto soal isi surat teguran, dalam keterangan tertulis dari Kemenhub, Selasa (28/8).

Pihak Lion Air telah memberi sanksi kepada pilot dan awak kabin yang memberi izin kepada Neno Warisman untuk menggunakan public address system (PAS). Pilot dan awak kabin tidak diperbolehkan terbang. (mb/detik)