Gembong Narkoba Otak Pembakaran Rumah di Makassar Sering Dibesuk Wanita Cantik

oleh

Metrobatam, Makassar – Foto seorang wanita atas nama Diah Tifani Elsinta berusia 19 tahun dipasang di depan pintu masuk Lapas Klas 1 Makassar sebagai himbauan kepada petugas untuk melarang membesuk.

Ia wanita yang kerap mengunjungi gembong narkoba Akbar Daeng Ampuh otak pembakaran rumah yang tewas 6 orang sekeluarga.

Otak dibalik pembakaran rumah di Makassar yang tewaskan 6 orang sekaligus adalah Akbar Daeng Ampu penghuni Lapas Klas 1 Makassar.

Dalam akisnya ia memang berperan mengintruksika anak buahnya di luar Lapas untuk melakukan penagihan utang kepada Desta alias Fahri (24)

“Inilah wanita yang selalu mengunjungi warga binaan yang namanya AM. Termasuk membawa alat komunikasi,” kata salah seorang petugas Lapas sembari menunjuk gambar wanita itu.

Selain foto, indentitas seperti kartu tanda penduduk (KTP) juga ikut dipasang di pintu masuk Lapas. Di dalam KTP Tifani diesebutkan wanita kelahiran Jakarta.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas I Makassar, Budi Sarwono mengatakan penggunaan alat komunikasi memang di larang masuk ke Lapas.

“Penggunaan alat komunikasi ini yang pernah saya tangkap ada seorang perempuan, pada hari lebaran ketiga dia menyelundupkan HP. Dan kepada pengunjung tersebut saya larang untuk membesuk dan berhubungan dengan lagi AM,” kata Budi kepada Okezone.

Lebih lanjut ia mengatakan foto wanita itu teman Akbar Daeng Ampuh sengaja dipasang untuk dilarang lagi membesuk.

“Karena saya pernah menangkap dan melarang. mungkin kalau keluar di sana ada gambar seorang perempuan yang menujukkan KTP itu adalah teman dari AM,” ungkapnya.

Diketahui Daeng Ampuh memerintahkan Andi Muhammad Ilham dan Appank yang saat ini masih DPO untuk menagih utang dan membunuh Fahri.

Keduanya pun akhirnya menyiramkan bensin dan membakar rumah Haji Sanusi, yang merupakan kakek dari Fahri. Atas kejadian ini, 6 orang terbakar di dalam rumah.

Fahri diketahui memiliki utang 9 paket sabu-sabu kepada Daeng Ampuh dan nilai utangnya berjumlah Rp 10 juta. (mb/okezone)