Harga Minyak Dunia Mulai Memanas

Metrobatam.com, New York – Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), namun jatuh untuk periode minggu ini, karena kekhawatiran bahwa kelebihan pasokan akan membebani pasar AS sementara perselisihan perdagangan dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global akan mengurangi permintaan minyak.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik USD0,45 atau 0,7% menjadi menetap di USD65,91 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah menyentuh tertinggi sesi di USD66,39.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober, naik USD0,40 atau 0,6% menjadi ditutup pada USD71,83 per barel di London ICE Futures Exchange, setelah menyentuh setinggi USD72,49 pada awal sesi.

Minyak mentah AS turun untuk minggu ketujuh berturut-turut, dan patokan global Brent turun untuk minggu ketiga berturut-turut. Untuk minggu ini, Brent turun 1,4% dan minyak mentah AS turun 2,6%.

“Salah satu kekhawatiran terbesar di luar sana adalah bahwa jumlah permintaan Tiongkok turun jika pertumbuhan PDB Tiongkok melambat,” kata Anggota Pengelola Tyche Capital Tariq Zahir.

Penurunan harga-harga telah membebani dana-dana (funds) dengan eksposur minyak.

Dua dari hedge fund yang berfokus pada energi terbesar di dunia, Andurand Capital dan BBL Commodities, mengalami persentase penurunan dua digit pada Juli karena harga minyak jatuh paling dalam dalam dua tahun, sumber yang akrab dengan masalah ini mengatakan kepada Reuters.

Manajer-manajer uang memotong posisi jangka panjang minyak mentah berjangka AS dan opsi mereka ke terendah dalam hampir dua bulan dalam sepekan hingga 14 Agustus, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi AS (CFTC) mengatakan.

Kemunduran Jumat (17/8/2018) dari tertinggi sesi terjadi karena meningkatnya kekhawatiran bahwa persediaan minyak mentah AS akan membukukan kenaikan berturut-turut, kata Bob Yawger, direktur berjangka di Mizuho Americas.

Data pemerintah AS minggu ini menunjukkan peningkatan besar dalam persediaan minyak mentah, dengan produksi juga meningkat.

“Investor tetap berhati-hati karena kenaikan persediaan mengejutkan pada Rabu (15/8) di AS masih segar dalam pikiran mereka,” kata bank ANZ.

Jumlah rig pengeboran minyak AS, sebuah indikator produksi mendatang, tidak berubah minggu ini di 869 rig, jauh lebih tinggi dari 763 rig yang beroperasi setahun yang lalu, menurut perusahaan energi Baker Hughes.

Penyeret utama lainnya pada harga adalah prospek ekonomi suram karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dan melemahnya mata uang negara berkembang yang membebani pertumbuhan dan konsumsi bahan bakar, kata para pedagang dan analis.

Bank investasi AS Jefferies mengatakan “ada pengurangan permintaan” untuk minyak mentah dan produk olahan dari negara-negara berkembang, sementara bank DBS Singapura mengatakan bahwa data Tiongkok menunjukkan penurunan yang stabil dalam aktivitas dan bahwa ekonomi menghadapi ‘headwinds’ tambahan karena meningkatnya ketegangan perdagangan.

Sementara itu, MUFG Bank Jepang mengatakan bahwa melemahnya lira Turki akan membatasi pertumbuhan lebih lanjut dalam permintaan bensin dan solar tahun ini.

“Meski penularan ke negara-negara berkembang dan kekhawatiran perlambatan Tiongkok tampak agak berlebihan, namun fundamental maupun sentimen akan memberikan dukungan untuk harga-harga komoditas lebih tinggi,” kata Head of Macro and Commodity Research Norbert Rucker.

Lebih jauh lagi, sama seperti permintaan yang tampaknya melambat, pasokan terlihat akan meningkat, meningkatkan hambatan di pasar.

Meskipun banyak faktor bearish, para analis mengatakan harga minyak tertahan dari penurunan lebih lanjut karena sanksi AS terhadap Iran, yang menargetkan sektor keuangan mulai Agustus dan akan mencakup ekspor minyak mulai November.

“Ekspor minyak mentah Iran masih mendekati dua juta barel per hari (bph) pada Juli dan kemungkinan akan mulai turun secara dramatis pada Agustus ketika sanksi keuangan mulai berlaku. Dengan sanksi ekspor minyak sekarang tiga bulan lagi, kami memperkirakan ekspor turun lebih dari 500.000 bph pada akhir kuartal ketiga,” kata Jefferies.

(Okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jabatan Danyonmarhanlan IV TPI Diserahterimakan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Jabatan Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV TPI diserahterimakan dari Mayor Mar Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla., kepada Komandan Pasmar (Danpasmar) 1 Brigjen...

Abdul Basyid Has : Hari PMI adalah Hari Kesalehan Sosial

Metrobatam.com, Batam - Memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI), Abdul Basyid Has, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghimbau masyarakat untuk...

Aklamasi, Zakmi Piliang Terpilih Jadi Ketua PWI Tanjungpinang – Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Zakmi Piliang dari Tanjungpinang Pos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan, Periode 2018-2021, pada pemilihan yang di Hotel Pelangi, Lt...

Widiastadi Nugroho Tinjau Pembangunan Mako Brimobda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepulauan Riau yang dipimpin langsung ketua komisi III Widiastadi Nugroho melakukan peninjauan lapangan pembangunan sarana dan prasarana di...

4 Pelaku Penyebar Berita Hoax Demo Mahasiswa Ricuh di MK Diciduk

Metrobatam.com, Bukittinggi - Empat penyebar berita bohong atau hoax, soal demo mahasiswa ricuh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Masing-masing pelaku diamankan pada empat...

Peringati Hari PMI, Mustofa Widjaja Ajak Warga Kepri Tingkatkan Solidaritas Kemanusiaan

Metrobatam.com, Batam - Hari ini Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki hari jadi yang ke 73 tahun. Masyarakat dari berbagai kalangan turut memperingati hari kemanusiaan...

Polda Kepri Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna

Metrobatam.com, Batam - Polda Kepri menggelar konferensi Pers Tentang Penangkapan 2 (Dua) Kapal Ikan Asing (KIA) Ilegal asal Vietnam, Senin, (19/09/2018) sekira pukul 11.30...

Pemko Tanjungpinang Menerima Bantuan CSR dari LPCI

Metrobatam.com, Tanjungpiang - Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima kunjungan Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka membantu program-program pembangunan di daerah khusunya Kota...

Perda RWZP3K Provinsi Kepri Solusi Tingkatkan PAD Sektor Laut

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir...

Dandim 0304 Agam Mantapkan Persiapkan Event Tour de Maninjau

Metrobatam.com, Agam - Dalam rangka menyambut pelaksanaan peringatan HUT Republik Indonesia ke-73 tahun 2019 Komandan Kodim 0304/Agam melakukan rapat persiapan perlombaan balap sepeda dan...

Rayakan Hari Perhubungan Nasional 2018, KSOP Kelas II Tanjungpinang Adakan Jalan Sehat

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2018, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang mengadakan jalan sehat, Minggu (16/9/2018)....

UMRAH Tanjungpinang Laksanakan Wisuda Ke-XI

Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang mewisuda 637 mahasiswa pada wisuda Umrah ke-XI di Gedung Aula Gubernur Kepri, Pulau Dompak, kemarin, Sabtu, (15/09/2018). Dekan...
BAGIKAN