Putri Gus Dur Minta Jangan Golput, Pilih Pakai Akal

Metrobatam, Jakarta – Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, berharap kalangan pecinta Gus Dur alias Gusdurian tak jadi golongan putih atau golput di Pilpres 2019.

Ia meminta para Gusdurian untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT soal pilihannya. Ia menyebut hal iti sebagai dalil naqli.

“Itu dilakukan, barulah nanti kita akan berlabuh ke salah satu calon. Kalau golput sih sejauh ini jangan golput,” kata dia saat ditemui di Masjid Jami Nurul Islam, Koja, Jakarta Pusat, Minggu (19/8).

Selain itu, kata Yenny, Gusdurian juga harus bersandar pada dalil aqli, yaitu bersandar pada akal sehat. Gusdurian, katanya, perlu mencari rekam jejak pasangan calon dan memilih secara objektif.

“Secara rasional kita menilai sepak terjang maupun rekam jejak calon-calon yang ada, dan ini objektif dilakuk

an. Tidak ada ikatan emosional,” lanjutnya.

Meski begitu, Yenny memastikan hingga saat ini belum ada arahan bagi Gusdurian untuk memilih salah satu calon. Sebelumnya, ada dua bakal pasangan calon yang akam berkontestasi di Pilpres 2019. Pasangan petahana Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan berhadapan dengan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Yenny juga mengatakan suara Nahdhlatul Ulama (NU) tidak bulat mendukung Joko Widodo meski berpasangan dengan Rais Aam Pengurus Besar NU (PBNU) Ma’ruf Amin sebagai di Pemilu 2019.

Sebab, sejarah menunjukkan NU tak pernah bulat mendukung satu calon.

“Bahkan ketika salah satu tokoh NU ikut berkontestasi, [seperti cawapres di Pilpres 2004] almarhum KH Hasyim Muzadi, pun suara warga NU juga tidak bulat. Warga NU punya proses sendiri untuk membuat keputusan,” kata Yenny.

Menurutnya, yang juga menjabat Direktur The Wahid Institute, NU sebagai organisasi akan netral dan tak boleh mengutarakan dukungan ke calon mana pun.

Lain halnya untuk individu. Menurut dia, warga NU boleh maju, memilih, dan mendukung calon di kontestasi politik.

“Jadi otomatis warga NU yang di PKB, PPP, Nasdem, Golkar kemungkinan besar akan mencoblos Pak Jokowi dan KH Maruf Amin. Sedang yang di Gerindra, akan nyoblos Pak Prabowo,” lanjut dia, yang punya nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu.

Sebelumnya, Jokowi memilih Ketua MUI Ma’ruf Amin sebagai cawapres-nya di Pemilu 2019. Ia dinilai sebagai representasi ulama NU.

Hingga kini, PBNU tak lantang mendeklarasikan dukungannya. Pasangan Jokowi-Ma’ruf ataupun Prabowo-Sandiaga sama-sama telah bersilaturahmi ke petinggi PBNU. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia jaya luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. Anggota Tim Kampanye Daerah Joko...

Tahun 2019, Kepala Daerah yang Tidak Menaikkan UMP Bakal Dipecat

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03%. Peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan...

Timses Jokowi Pilih Kampanye Kreatif Ketimbang Negatif

Metrobatam, Jakarta - Direktur Informasi dan Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto menyatakan tim sukses (Timses) Joko Widodo-Ma'ruf Amin enggan mengikuti...

Karena Miskin, Satu Keluarga di Pelalawan Riau Tinggal di Hutan

Metrobatam, Pekanbaru - Satu keluarga dikabarkan tinggal di sebuah hutan di Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka terpaksa tinggal di...

Prabowo Tuding Pemerintahan Jokowi Ugal-ugalan Kelola Negara

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa mimpi mengembalikan kejayaan Indonesia di masa silam menjadi luntur karena negara dikelola...

JK: Kampanye Negatif Kadang Tak Bisa Dihindari

Metrobatam, Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya melakukan kampanye negatif. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kampanye negatif memang kadang-kadang tak bisa...

Total 3,6 Juta Pelamar Bersaing di Seleksi CPNS 2018, 1,7 Juta Lolos ke Tahap...

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan total pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah ditutup pada Senin, 15...

PT Banten Hukum Mati Gembong Narkoba 86 Kg

Metrobatam, Serang - Pengadilan Tinggi (PT) Banten menjatuhkan hukuman mati kepada gembong narkoba 86 Kg sabu Sutrisno Gunawan. Ia terbukti menyelundupkan sabu lewat Pelabuhan...

Habib Bahar Ditolak ke Manado, Polisi Minta Warga Tak Emosi

Metrobatam, Jakarta - Polisi meminta warga Kota Manado, Sulawesi Utara tak terprovokasi dengan isu penolakan kedatangan Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith dan...

Hasil UEFA Nations League: Griezmann Dua Gol, Prancis Kalahkan Jerman

Paris - Prancis melakoni comeback kontra Jerman untuk akhirnya menang dengan skor 2-1. Seluruh gol Les Bleus diborong Antoine Griezmann. Pada laga UEFA Nations League...

Banjir Kiriman dari Sumbar Rendam Kawasan Rohul Riau

Metrobatam, Pekanbaru - Banjir kiriman dari Sumatera Barat, merendam Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Banjir tersebut sudah merendam kawasan Bonai selama 2 hari. "Banji...

Buwas: Anak-anak di Video ‘Ganti Presiden’ Bukan Pramuka

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso (Buwas) memastikan bahwa video viral anak sekolah berteriak '2019 ganti presiden' bukanlah Pramuka. Baju cokelat...
SHARE