Sekjen Demokrat soal Polemik Roy Suryo: Badai Pasti Berlalu

Metrobatam, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menilai persoalan barang milik negara (BMN) yang belum dikembalikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo telah memicu kegaduhan.

Namun, kata Hinca, persoalan ini tidak memberi dampak negatif pada Partai Demokrat. Hinca optimistis polemik ini akan segera selesai secara baik-baik.

“Saya kira masalah ini akan selesai. kalau bahasa sastranya badai pasti berlalu,” kata Hinca di Jakarta, Minggu (9/9).

Ia mengatakan Demokrat telah meminta Roy segera menyelesaikan masalah ini dengan menemui pihak-pihak yang terkait. “Klarifikasi semua yang dituduhkan agar masyarakat tidak terombang ambing,” kata dia.

Hinca menyampaikan dalam waktu partainya akan menyampaikan duduk persoalan dengan jelas. Ia meminta publik bersabar dan tidak menambah kegaduhan.

“Dalam satu dua hari ini akan kami umumkan atau kami sampaikan hasilnya,” kata dia.

Kemenpora menyatakan Roy Suryo masih menguasai barang milik negara. Sejumlah barang yang dibeli Roy selama menjabat Kemenpora, disebut belum dikembalikan oleh kader Demokrat tersebut.

Laporan Hasil Observasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2016 menyebut barang milik negara (BMN) yang dibawa Roy sekitar 3.226 unit.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan nilai barang tersebut mencapai Rp9 miliar. Imam tak mengetahui rincian barang yang masih dibawa Roy Suryo. Namun, kata Imam, salah satu barang yang dibawa Roy berupa kamera.

Sementara itu, Roy membantah disebut belum mengembalikan sejumlah aset BMN oleh Kemenpora. Roy mengaku tidak pernah membawa aset-aset seperti yang disebut dalam surat dari Kemenpora tersebut.

Roy menuding Kemenpora melakukan fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baiknya menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Roy juga berencana mensomasi Kemenpora atas hal ini.

“Saya duga dengan keras bahwa ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik ini,” kata Roy.

Pengacara Roy Suryo, Tigor P. Simatupang juga membantah pernyataan Imam Nahrawi yang menyebut total nilai barang yang dibawa kliennya mencapai Rp9 miliar.

“Itu tidak benar makanya perlu dikonfirmasi kembali,” ujar Tigor saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (7/9).

Tigor memastikan pihaknya bakal mendatangi Kemenpora guna mengonfirmasi perihal tudingan barang aset negara yang dibawa kliennya setelah tak menjabat menpora tersebut.

Menurut Tigor, selama ini kliennya sudah mengembalikan barang-barang milik Kemenpora pada 2014 dan 2015 silam. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Abdul Basyid Has : Hari PMI adalah Hari Kesalehan Sosial

Metrobatam.com, Batam - Memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI), Abdul Basyid Has, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghimbau masyarakat untuk...

Widiastadi Nugroho Tinjau Pembangunan Mako Brimobda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepulauan Riau yang dipimpin langsung ketua komisi III Widiastadi Nugroho melakukan peninjauan lapangan pembangunan sarana dan prasarana di...

4 Pelaku Penyebar Berita Hoax Demo Mahasiswa Ricuh di MK Diciduk

Metrobatam.com, Bukittinggi - Empat penyebar berita bohong atau hoax, soal demo mahasiswa ricuh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Masing-masing pelaku diamankan pada empat...

Peringati Hari PMI, Mustofa Widjaja Ajak Warga Kepri Tingkatkan Solidaritas Kemanusiaan

Metrobatam.com, Batam - Hari ini Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki hari jadi yang ke 73 tahun. Masyarakat dari berbagai kalangan turut memperingati hari kemanusiaan...

Perda RWZP3K Provinsi Kepri Solusi Tingkatkan PAD Sektor Laut

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir...

Rayakan Hari Perhubungan Nasional 2018, KSOP Kelas II Tanjungpinang Adakan Jalan Sehat

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2018, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang mengadakan jalan sehat, Minggu (16/9/2018)....

UMRAH Tanjungpinang Laksanakan Wisuda Ke-XI

Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang mewisuda 637 mahasiswa pada wisuda Umrah ke-XI di Gedung Aula Gubernur Kepri, Pulau Dompak, kemarin, Sabtu, (15/09/2018). Dekan...

Diduga Terkait Pemberitaan, Pimpred Tabloid Merapi News Dipangil Penyidik Mabes Polri

Metrobatam.com, Bukittinggi - Diduga akibat pemberitaan di media masa, Asroel BB, pimpinan redaksi Tabloid Merapi News dilaporkan ke Mabes Polri. Laporan itu diketahui setelah surat...

Miliki Narkoba, Oknum Polisi Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Bukittinggi

Metrobatam.com, Bukittinggi - Satuan Reserse Narkoba Polres Bukittinggi pada hari Sabtu (15/9) pukul 13:00 WIB, bertempat di Simpang Jirek Jalan Pintu Kabun Kecamatan Mandiangin...

Kodim 0316/Batam dengan Rainmas Polresta Barelang Lakukan Patroli Gabungan

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Kodim 0316/Batam melakukan patroli gabungan bersama Satuan Sabhara Polresta Barelang. Berbeda dengan kegiatan biasanya menggunakan mobil, kali ini justru selurus...

DPT Kota Batam Berkurang 8.490 Pemilih

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menghapus 8.490 pemilih yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT). Sehingga DPT hasil perbaikan yang...

Januari Hingga Juni 2018, Tujuh PMA Gulur Tikar di Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Terhitung sejak Januari hingga Juni 2018 tercatat tujuh Penanam Modal Asing (PMA) yang gulung tikar di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau,...
BAGIKAN