VIP ‘Usir’ Pimpinan KPK, Komisi X: Mungkin Ada Salah Paham

Metrobatam, Jakarta – Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sempat ‘diusir’ dari kursinya ketika menonton pertandingan bulutangkis Asian Games 2018. Komisi X DPR memilih berpikir positif terkait insiden itu.

Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati awalnya menceritakan bagaimana dirinya kesulitan mendapat tiket saat hendak menonton pertandingan Asian Games 2018. Reni mengapresiasi proses ticketing Inasgoc.

“Saya sendiri pribadi itu sampai hari ini kesulitan untuk mendapatkan tiket pertandingan. Saya beli sold out terus secara online, antre setengah jam tidak bisa. Sampai hari ini saya mau nonton pun belum bisa mendapatkan tiket,” kata Reni saat dihubungi, Selasa (28/8) malam.

“Artinya bahwa satu sisi saya harus apresiasi proses ticketing memang ketat. Saya juga menghargai animo masyarakat untuk nonton tinggi. Karena itu penataan tiket ini tak sembarangan,” ucap Reni.

Reni berharap keluhan masyarakat, termasuk Syarif, soal tiket hanya karena kurangnya informasi. Reni meminta hal-hal terkait tiket pertandingan Asian Games 2018 dilihat dari sisi positif.

“Ini demi keamanan mungkin demi ketertiban. Persoalan tiket ini lihat sisi positifnya saja, pertama karena animo masyarakat tinggi terhadap Asian Games,” ucap Reni.

Politikus PPP itu sekali lagi memuji sistem ticketing yang dilakukan Inasgoc. Dia menyebut kerja Inasgoc sangat profesional.

“Mungkin karena tiket dikelola betul-betul secara profesional sehingga kejadiannya seperti tadi. Kami Komisi X mengapresiasi walaupun kemarin sekaliber Mbak Yayuk Basuki, karena pakai ID masih OC pada saat pembukaan, itu pun diusir juga,” ucap Reni.

“Kalau kami sih lihat sisi positifnya saja,” imbuhnya.

Meski demikian, Reni meminta Inasgoc menjadikan keluhan Syarif sebagai bahan evaluasi. Reni menduga ada miskomunikasi panitia di lapangan saat Syarif sempat ‘terusir’.

“Tentu ini keluhan-keluhan dari masyarakat harus tetap dijadikan masukan harus tetap dilakukan evaluasi. Masyarakat mengeluh, kan karena kecintaan mereka. Ketika masyarakat protes jangan dimaknai kemarahan, itu bentuk kecintaan agar tiket jauh lebih mudah diakses, lebih transparan lagi,” ucap Reni.

“Saya nggak tahu kasusnya seperti apa. Yang jelas mungkin ada kesalahpahaman. Mungkin antara petugas di atas dengan di bawah, mohon maaflah. Saya ketika datang orang nggak tahu apakah anggota DPR atau bukan. Saya kira maklumi saja di level decision maker dan pelaksana lapangan,” tutur Reni. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Selamatkan Rupiah, Crazy Rich Tahir Tukar Dolar Lebih Dari Rp1,5 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dato Sri Tahir salah seorang orang terkaya, atau belakangan dikenal dengan sebutan The Crazy Rich, berencana menukarkan dolar yang dimilikinya ke...

Kubu Prabowo Janjikan Tim Khusus Tuntaskan Kasus HAM Mandek

Metrobatam, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjuntak memastikan kasus-kasus...

PKS Larang Kader Kepala Daerah Jadi Timses Capres-Cawapres

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melarang kader partainya yang menjabat kepala daerah untuk bergabung dalam salah satu tim sukses pasangan calon presiden...

PT Aceh Hukum Pembakar Hutan Kallista Rp 366 Miliar

Metrobatam, Aceh - Pengadilan Tinggi (PT) Aceh menganulir vonis PN Meulaboh. Alhasil, Kallista Alam tetap dihukum Rp 366 miliar atas kebakaran hutan di Rawa...

LBH: Penggusuran Turun Tak Berarti Era Anies Lebih Manusiawi

Metrobatam, Jakarta - Peneliti Bidang Perkotaan dan Masyarakat Urban Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Charlie AlBajili mengakui penggusuran paksa di DKI Jakarta menurun setelah...

Masinton Duga Ada Upaya Jatuhkan Tito Lewat Isu Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Politisi PDIP Masinton Pasaribu menduga ada pihak yang berupaya menjatuhkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan lewat isu dugaan Tito...

OTT di Kabupaten Bekasi, KPK Amankan 10 Orang

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. "Sejak Minggu siang kemarin KPK...

Ini yang Dipantau Bawaslu Jika Capres-cawapres Datangi Pesantren

Metrobatam, Jakarta - KPU mengimbau capres-cawapres tidak menodai lembaga pendidikan, termasuk pesantren dengan kampanye. Bawaslu akan memantau pergerakan capres-cawapres yang mendatangi pesantren agar tak...

PDIP Respons Kivlan Zen: Baru Keluar Kampung, Terus Komentari

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengatakan mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen tak...

Viral Fotonya Sedang Terbaring Sakit, Ma’ruf Amin: Wah, Itu Ngaco!

Metrobatam, Yogyakarta - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, angkat suara terkait foto dirinya terbaring di rumah sakit tersebar di media sosial. Begini...

Tanggapi Ferry Mursyidan, PDIP: Bagi Sertifikat Tanah Kebijakan Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan bicara soal bagi-bagi sertifikat tanah di era Jokowi, yang melibatkan banyak pihak....

Gubernur Nurdin Basirun Resmi Buka Kegiatan TMMD di Wilayah Kodim 0315/Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Dengan mengakat tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis”, Gubernur Kepri Nurdin Basirun secara resmi membuka...
SHARE