BNPT Endus Sel-sel Teroris di Batam

    103

    Saud usman n

    Metrobatam.com, Batam – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengendus adanya sel-sel penyebaran paham terorisme di Batam. Indikasi itu terlacak dari dunia maya maupun laporan masyarakat.

    “Jelas, kami rutin memantau dan ada banyak,” kata Kepala BNPT Komjen Pol Saud Usman Nasution usai mengisi acara Seminar Nasional dan Rapat Kerja Cabang GP Ansor Kota Batam di Harmoni One Hotel Batamcenter, Sabtu (13/2/2016).

    Pihaknya mengklaim, berdasar penelusuran lewat keterampilan teknologi dan informasi (IT), terendus banyak paham-paham ekstrim dan cenderung mengarah pada terorisme yang disebarkan lewat jagat maya. Baik itu melalui laman perambah digital (website) maupun melalui media sosial.

    Begitu juga, kata dia, laporan langsung dari masyarakat. Saud jelaskan selama ini sudah ada laporan-laporan yang masuk terkait indikasi paham-paham radikal tersebut di Batam.

    “Kita melihat potensi-potensi itu, dimana mereka ada kita ikuti (pantau) terus,” kata mantan Kepala Datasemen Khusus 88 Anti Teror tersebut.

    Sayangnya, Saud tak merinci nama-nama sel jaringan teroris yang potensinya sudah terendus di Batam itu. Namun, dia mengungkap beberapa ciri kelompok atau orang yang berpotensi menyebarkan paham radikal. Antara lain, lebih sering bersikap eksklusif dan tidak mau bergaul, dan juga suka mengkafirkan pihak lain yang tak sepaham dengannya.

    “Waspada juga jika putra-putri kita mulai ada keanehan (mengikuti paham atau ajaran tertentu),” kata dia.

    Mantan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan itu juga menyentil salah satu pejabat di BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho yang kala itu menjabat Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang diduga ikut bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang kini berganti nama jadi Islamic State (IS). Menurut Saud, potensi penyebaran paham radikal itu bisa menyasar siapa saja, dan dari aspek mana saja.

    “Kalau yang itu (Djoko) karena dipengaruhi oleh istri dan anaknya sehingga dia berangkat ke sana,” terangnya.

    Saud juga menyebut, potensi berkembangnya paham terorisme bisa dilandasi motif yang tak terkait langsung dengan suatu wilayah. Misalnya, peledakan bom Bali pada 2002 silam, padahal targetnya bukan warga Bali.

    “Waktu itu kan sasarannya orang Amerika, dipikirnya bule (warga asing) itu sama saja, makanya ketika dibom yang jatuh banyak korban malah orang Australia, bukan Amerika,” papar pria yang menjabat Kepala BNPT sejak 9 Oktober 2014 silam tersebut.

    Karena itu, Saud juga meminta masyarakat turut aktif memantau berkembangnya paham-paham radikal di sekitar tempat tinggalnya. Tak hanya itu, warga juga diminta melapor agar ada tindaklanjut sebelum jatuhnya korban.

    “Kalau misalnya terpantau lewat media sosial atau secara manual, segera laporkan pada aparat keamanan terkait,” pinta dia.(and)

    Sumber: Batampos.co.id

    BERITA TERKINI

    Murid TPQ Baitut Taqwa Batam dapat Pengajaran Tentang Kedisiplinan Petugas Bea dan Cukai Batam

    Metrobatam.com, Batam - Acara Kindergarten Visit to Customs Peserta 24 siswa siswi TPQ Baitut Taqwa Baloi, 24 orang tua murid dan 2 orang guru...

    Dispotmar Lantamal IV Laksanakan Karya Bhakti dan Berikan Paket Sembako Untuk Desa Pangudang di...

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Laut Dispotmar Dinas Potensi Maritim Lantamal IV Tanjungpinang dalam ikut serta membantu pemerintah daerah Kabupaten Bintan...

    Kasus Heli AW 101, Panglima: Potensi Kerugian Negara Rp 220 Miliar

    Metrobatam, Jakarta - Penyidik Polisi Militer (POM) TNI menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101. Akibat penyimpangan, potensi kerugian...

    Polisi Jamin Rizieq Shihab Selamat Jika Pulang ke Indonesia

    Metrobatam, Jakarta - Polda Metro Jaya tak mempersoalkan pemintaan Presidium Alumni 212 kepada Presiden Joko Widodo soal jaminan keselamatan kepada Rizieq Shihab apabila kembali...

    Pemerintah Cari Kontraktor Bangun 9 Bendungan Baru Tahun Ini

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki target membangun 65 bendungan terhitung sejak 2015 hingga 2019. Adapun 49 di antaranya merupakan bendungan...

    IPW: Bom Kampung Melayu Serangan Terbesar terhadap Polri

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia Police Watch menyebut teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur sebagai serangan teroris paling besar terhadap Kepolisian. Serangan itu juga...

    Jaksa Belum Putuskan Cabut Banding Ahok

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tim jaksa perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih mengkaji dilanjutkan-tidaknya banding Ahok. Namun saat ini berkas...

    KPU Minta Rekam Data e-KTP di 171 Daerah Segera Diselesaikan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum meminta Kementerian Dalam Negeri mendorong percepatan perekaman data e-KTP di 171 daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah 2018. Desakan diberikan...

    Bom Kampung Melayu Berkaitan dengan Teroris Malaysia

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr Ahmad Zahid Hamidi mengungkapkan bahwa serangan teror di Mindanao, Bangkok dan Jakarta pekan ini, ada kaitannya...

    Kemlu Pantau Sidang Tuntutan Siti Aisyah di Malaysia

    Metrobatam, Jakarta - Persidangan kasus pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut akan kembali dilanjutkan pada 30 Mei di Sepang, Malaysia dengan agenda pembacaan...

    Militan Indonesia Diduga Tewas dalam Bentrokan di Filipina

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah militan asal Indonesia diduga turut tewas dalam bentrokan antara militer Filipina dan kelompok pemberontak Maute di Marawi yang sudah berlangsung...

    KPK Tak Pernah Terima Laporan Kasus Korupsi dari Aparat Pemda

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluhkan kinerja aparat pengawas internal pemerintah daerah yang tak pernah melaporkan sejumlah kasus korupsi....