BNPT Endus Sel-sel Teroris di Batam

    127

    Saud usman n

    Metrobatam.com, Batam – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengendus adanya sel-sel penyebaran paham terorisme di Batam. Indikasi itu terlacak dari dunia maya maupun laporan masyarakat.

    “Jelas, kami rutin memantau dan ada banyak,” kata Kepala BNPT Komjen Pol Saud Usman Nasution usai mengisi acara Seminar Nasional dan Rapat Kerja Cabang GP Ansor Kota Batam di Harmoni One Hotel Batamcenter, Sabtu (13/2/2016).

    Pihaknya mengklaim, berdasar penelusuran lewat keterampilan teknologi dan informasi (IT), terendus banyak paham-paham ekstrim dan cenderung mengarah pada terorisme yang disebarkan lewat jagat maya. Baik itu melalui laman perambah digital (website) maupun melalui media sosial.

    Begitu juga, kata dia, laporan langsung dari masyarakat. Saud jelaskan selama ini sudah ada laporan-laporan yang masuk terkait indikasi paham-paham radikal tersebut di Batam.

    “Kita melihat potensi-potensi itu, dimana mereka ada kita ikuti (pantau) terus,” kata mantan Kepala Datasemen Khusus 88 Anti Teror tersebut.

    Sayangnya, Saud tak merinci nama-nama sel jaringan teroris yang potensinya sudah terendus di Batam itu. Namun, dia mengungkap beberapa ciri kelompok atau orang yang berpotensi menyebarkan paham radikal. Antara lain, lebih sering bersikap eksklusif dan tidak mau bergaul, dan juga suka mengkafirkan pihak lain yang tak sepaham dengannya.

    “Waspada juga jika putra-putri kita mulai ada keanehan (mengikuti paham atau ajaran tertentu),” kata dia.

    Mantan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan itu juga menyentil salah satu pejabat di BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho yang kala itu menjabat Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang diduga ikut bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) yang kini berganti nama jadi Islamic State (IS). Menurut Saud, potensi penyebaran paham radikal itu bisa menyasar siapa saja, dan dari aspek mana saja.

    “Kalau yang itu (Djoko) karena dipengaruhi oleh istri dan anaknya sehingga dia berangkat ke sana,” terangnya.

    Saud juga menyebut, potensi berkembangnya paham terorisme bisa dilandasi motif yang tak terkait langsung dengan suatu wilayah. Misalnya, peledakan bom Bali pada 2002 silam, padahal targetnya bukan warga Bali.

    “Waktu itu kan sasarannya orang Amerika, dipikirnya bule (warga asing) itu sama saja, makanya ketika dibom yang jatuh banyak korban malah orang Australia, bukan Amerika,” papar pria yang menjabat Kepala BNPT sejak 9 Oktober 2014 silam tersebut.

    Karena itu, Saud juga meminta masyarakat turut aktif memantau berkembangnya paham-paham radikal di sekitar tempat tinggalnya. Tak hanya itu, warga juga diminta melapor agar ada tindaklanjut sebelum jatuhnya korban.

    “Kalau misalnya terpantau lewat media sosial atau secara manual, segera laporkan pada aparat keamanan terkait,” pinta dia.(and)

    Sumber: Batampos.co.id

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

    Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

    Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

    Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

    Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

    Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

    Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

    Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

    Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

    135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

    Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

    KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

    Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

    Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

    Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

    Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

    Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

    Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

    Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
    BAGIKAN