Kasus Kekerasan Anak Panti Asuhan, Saksi Mengaku Diintimidasi Polwan

    786

    20160217_120319

    Metrobatam.com, Batam – Ida dihadirkan sebagai saksi meringgankan oleh Penasehat Hukum (PH) terdakwa Bidan Elvita alias Puang, atas kasus penelantaran anak dan tindak kekerasan di Panti Asuhan Risky Khairunisah di Batu Merah, Batuampar Batam. Saksi mengatakan bahwa BAP itu tidak benar dan banyak salah karena saat dilakukan BAP oleh penyidik Polda Kepri, melalui Polwan Harefah dengan cara pemaksaan.

    “Saya dipaksa oleh Polwan itu, jika tidak mengakui akan dipukul. Sementara saya tidak mengetahui kasus itu,”kata saksi mama Ida pada PH terdakwa dihadapan Majelis Hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri Batam, Rabu (17/2/2016).

    Dalam keterangannya, saksi Ida mengaku sering ke Panti untuk mengantarkan ikan yang sudah dimasak. Tetapi tidak mengetahui adanya kekerasan dan penelantaran apalagi soal rekaman anak anak Panti Asuhan yang dimasukkan terdakwa ke dalam box. Hanya saja, pernah melihat ada luka memar pada tubuh Belkis alias Nurcahaya waktu mengganti pempers. “Dan saat itu langsung saya menanyakan pada terdakwa, jawab terdakwa anak itu jatuh di kamar mandi,” kata Mama Ida

    Hal yang sama juga diungkapkan Mama Ijah alias Mama Ambon. Dia mengaku dipaksa penyidik Polwan untuk menandatangani BAP. “BAP itu bukan keterangan saya, itu sudah dibuat penyidik,” ujar Nenek Ijah.

    Nenek Ijah bekerja di Panti Asuhan Risky sebagai tukang masak selama 3 bulan. Menurutnya, terdakwa itu baik dan tidak mengetahui kalau terdakwa melakukan kekerasan pada anak panti.

    Setelah majelis hakim menunjukkan foto anak anak panti yang mengalami tindak kekerasan dan video rekaman yang isinya perlakuan kekejian, baru Nenek ijah kaget.

    Sesuai keterangannya, saat anak-anak menangis didalam panti, nenek Ijah tidak pernah mau melihatnya atau membujuknya. Hal ini menunjukkan bahwa pengakuan dan keterangan nenek ijah banyak bohongnya.

    Sebelumnya, keterangan saksi Verbalisan Polwan Harefah selaku Penyidik Polda Kepri menerangkan, tidak pernah melakukan pemaksaan pemeriksaan pada saksi saksi. Dan malah saksi Anisah bercerita (Curhat) soal tindakan kekerasan dan ingin melaporkan terdakwa.

    Sidang dipimpin ketua Majelis Hakim Sarah Louis Simanjuntak didampingi hakim anggota Jassael Manullang dan Andi SH. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU ), Martua SH dari Kejari Batam. (nikson simanjuntak)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

    Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

    Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

    Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

    Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

    Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

    Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

    Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

    Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

    Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

    FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

    Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

    Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

    Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

    Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

    DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

    Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

    Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

    Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

    Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

    Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...