Revisi UU KPK, DPR Harus Dialogkan dengan Masyarakat

    Revisa uu kpk

    Metrobatam.com, Padang – Peneliti Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand), Charles Simabura meminta DPR RI membuka ruang untuk dengar pendapat dengan masyarakat menyoal revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    “DPR RI seharusnya pro aktif dong, orang-orang itu diundang datang, buka ruang,” kata dia kepada Wartawan, Kamis (18/2).

    Sebab, jika berbicara mengenai presen pembentukan undang-undang, terdapat asas keterbukaan. Salah satunya, harus ada partisipasi masyarakat. “Nah sekarang masyarakat sudah bereaksi, DPR harus buka ruang, panggil, minta pendapat,” ujar Charles.

    Ia menjelaskan, secara substansi, DPR seharusnya meminta masukan dari masyarakat. Sehingga, jika DPR tidak memberikan ruang kepada masyarakat, ia menilai anggota DPR tidak membaca undang-undang.

    Charles menilai, perlu gerakan nyata meredam gejolak revisi UU KPK yang kian santer terdengar. Salah satunya, telah disuarakan oleh delapan guru besar dari sejumlah universitas di Indonesia dan Masyarakat Sipil Antikorupsi beberapa waktu lalu.

    Orang-orang yang bisa mengakses DPR, menurutnya bisa datang langsung mewakili Masyarakat Sipil daerah menyampaikan aspirasi ihwal revisi UU KPK. Termasuk, mengajukan rapat dengar pendapat antara masyarakat dan DPR RI.

    “Kita di daerah kan nggak mungkin, pasti pakai perwakilan,” ujarnya.

    Meminjam bahasa Ibu Megawati, Charles mengatakan, butuh perubahan semesta menyoal revisi UU KPK. Maksudnya, semua kalangan harus bergerak lewat jaringan yang dimiliki masing-masing. Salah satunya, seperti yang masiv dilakukan di media sosial hingga turun ke jalan.

    “Sebesar mungkin dukungan masyarakat penolakan.cMakanya lebih konkrit betul, kan harus ada dialog di sana,” jelasnya.(and)

    Sumber: republika

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

    Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

    Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

    Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

    Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

    Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

    Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

    Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

    Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

    Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

    Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

    Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

    3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

    Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

    Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

    Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

    Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

    Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

    Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

    Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

    Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

    Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
    BAGIKAN