Susilo Bambang Yudhoyono: 70 Persen Netizen Tolak Revisi UU KPK

    Sby

    Metrobatam.com, Depok –  Ketua Umum Partai Demokrat dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi 26 pendapat para netizen yang hadir dalam diskusi “Perlukah Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) Direvisi”. Rata – rata, para netizen yanhg hadir menyuarakan pendapatnya menolak revisi UU KPK.

    “Kita berharap suara Netizen suara rakyat bisa didengar, bukan hanya oleh Presiden, DPR RI, tapi semua pemimpin lembaga negara penegak hukum. Saudara-saudara kita di seluruh tanah air. Saya menyimak seksama pandangan netizen, saya catat akan sangat berguna. Terutama bagi partai Demokrat di dalam memantabkan sikap dan posisi sangat penting ini,” tegas SBY di Rafless Hills Cibubur, Depok, Sabtu (19/2/2016).

    Ia menambahkan isu ini sudah menjadi perhatian seluruh rakyat. Ia mengapresiasi para netizen yang menjadi pengikutnya (follower) baik di media sosial Facebook dan Twitter. SBY menyebut ada 70 persen netizen yang menolak revisi UU KPK.

    “Kegiatan ini sebenarnya bukan untuk saya, tapi untuk negara. Pemerintah, DPR RI dan lembaga lainnya,” katanya.

    “Saya berharap pemerintah mendengar. Saya senang, para netizen bukan hanya respond akun twitter dan FB, ribuan suara masuk dalam waktu 26 jam lepaskan pendapat. Sampaikan peta dan anatomi bahwa kurang lebih 70 persen tak setuju dilakukan revisi UU KPK. 12 persen setuju dengan catatan untuk diperkuat. 18 persen lain –lain tak langsung menyampaikan intinya,” tambahnya.

    Ia mengklaim bahwa suara netizen mewakili jutaan suara dan pendapat rakyat Indonesia. Netizen menyampaikan pandangan secara jernih, bebas, logis, dan tanpa kepentingan politik.

    “Saya yakin rakyat Indonesia kedepan negara ini makin bersih dan bebas dari korupsi. Asumsi saya, ini sebagai semangat bagi penyelenggara negara baik walikota, gubernur, bupati, DPR, dan lembaga lainnya. Saya tahu publik sangat peduli dengan tegas dan jelas,” paparnya.

    Ia berharap agar tidak ada pelemahan terhadap KPK karena hal itu menentukan masa depan bangsa kedepan.

    “Saya mengerti pendapat netizen yang muda-muda ini ingin masa depan cerah. Kalau pemberantasan tak agresif lalu pandang bulu maka masa depan bangsa bisa tak cerah. Memang berat, apalagi kalau dilemahkan dikendurkan bagaimana nasib negara kita di masa depan. Saya berterimakasih, saya akan teruskan ke forum, baik DPR maupun pemerintah,” pungkasnya.(and)

    Sumber: sindonews.com

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

    Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

    Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

    Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

    Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

    Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

    Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

    Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

    Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

    Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

    Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

    Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

    3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

    Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

    Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

    Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

    Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

    Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

    Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

    Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

    Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

    Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
    BAGIKAN