17.240 Butir Ekstasi Berlogo Hello Kitty Diamankan dari Jaringan Internasional

Metrobatam, Tanjungpinang – Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi menyampaikan 6 pelaku kurir narkoba jenis pil ekstasi diduga merupakan jaringan internasional.

Keenam tersangka adalah MR (27), AR (35), RHA (29), PS (27), RPP (27), dan RRN (25), semuanya berasal dari Kota Kendari, Provinsi Sula‎wesi Tenggara. Adapun barang bukti yang disita dari tangan para tersangka sebanyak 7 bungkus pil ekstasi sebanyak 17.240 butir.

“Pengungkapan bermula dari MR saat ditangkap di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), kemudian dikembangkan dan ditangkap lagi 5 tersangka lainnya,” kata Didid saat mengekspose para tersangka di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (7/12).

Dia menjelaskan, anggota Polsek Bandara dan AVSEC Bandara RHF Tanjungpinang menangkap tersangka MR, pada Kamis(30/11) lalu. Petugas mencurigai gerak-gerik tersangka, setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan satu bungkus plastik bening yang disimpan di selangkangan tersangka.

“Untuk mengelabui petugas tersangka menyimpan di selangkangan dengan celana dalam sebanyak 5 lapis,” kata dia.

Dari hasil pengembangan kasusnya, polisi berhasil menangkap empat orang tersangka lainnya di kamar 320 Hotel Kaputra depan Ramayana Tanjungpinang yakni AR, RHA, PS, dan RPP, sementara tersangka RRN ditangkap di Hotel Pelangi, Jalan Kuantan Batu 7.

“Tersangka lainnya ditangkap di hotel, 4 orang di Hotel Kaputra dan 1 orang di Hotel Pelangi,” kata dia.

Pil ekstasi tersebut hendak diedarkan di Jakarta yang akan diedarkan oleh berinisial OL yang saat ini masih diburu (DPO).

Ada pun barang bukti yang turut diamankan adalah 7 bungkus pil ekstasi berlogo ‎Hello Kitty warna Pink, beberapa tiket pesawat Lion Air, KTP, satu unit handphone Samsung ‎warna putih, handphone merek Iphone warna silver, dan 5 helai celana dalam.

Kemudian, barang bukti yang diamankan di Hotel Kaputrasatu unit Iphone 7 Plus ‎warna hitam berserta kartu, satu unit Iphone 6S warna putih, satu unit Samsung Galaxy J3 warna hitam, satu unit Samsung S6 Edge warna gold, satu unit Oppo F5 warna putih, satu unit Samsung Galaxy S8 warna hitam dan beberapa barang bukti lainnya KTP dan Tiket Pesawat maskapai Lion Air. Untuk barang bukti daei tersangka di Hotel Pelangi satu unit handphone 6 plus ‎warna putih, tas jinjing warna hitam, dan KTP.

“Saat ini para tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Polres Tanjungpinang guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Didi.

Didid menyampaikan, perbuatan para tersangka masing-masing dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Keenam tersangka terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 miliar. “Para tersangka terancam hukuman mati,” kata dia. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Pesan Wagub Kepri Saat Safari Ramadan Di Masjid Al Takwa

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto menggelar safari ramadan sekaligus buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim di...

Musim Mudik Lebaran 2018, Pemudik dari Batam Diprediksi Naik 5 Persen

Metrobatam.com, Batam - Jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2018 diprediksi naik 5 persen ke angka 277.901 orang. Prediksi ini dibuat berdasarkan rata-rata persentase...

THM di Batam yang Langgar Aturan Dapat SP1

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam mengeluarkan aturan yang sama selama beberapa tahun terakhir terkait jam operasional usaha rekreasi dan jasa hiburan serta spa...

Pj Wako Tanjungpinang Safari Ramadhan di Masjid Al Munawwarah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ramadhan tahun ini dimanfaatkan Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, untuk berkeliling dari masjid ke masjid melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan....

Harkitnas 2018, Pj Wako Tanjunginang : Terus Jaga Persatuan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM bertindak sebagai pembina upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang,...

Diduga Swalayan Pinang Lestari Jual Mentega Planta yang Larang Diedar oleh BPOM

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Diduga Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang Jual Mentega Plantayang dilarang diedarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kasi pengawasan dan penindakan BPOM...

Bupati Bintan Himbau Pengusaha Hiburan Hormati Bulan Suci Ramadhan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan, mengeluarkan Surat Edaran No. 460/Kesra/2018 tentang Himbauan Penertiban Dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan 1439 H kepada...

Di Kepri, BPJS-TK Baru Cover 38 Persen Total Pekerja

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Hingga saat ini masih banyak pekerja formal atau pun informal yang belum menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (dulu...

NU: Anies Urus Pemerintahan DKI Saja, Tarawih Bisa Jalan Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Rencana Pemprov DKI Jakarta menggelar salat tarawih berjemaah di Monas batal. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memindahkan lokasi tarawih ke Masjid...

Viral Sobekan Alquran di Jaksel, PBNU: Itu Adu Domba, Jangan Emosi

Metrobatam, Jakarta - Video potongan kertas yang disebut lembaran Alquran tersobek-sobek dan berserakan di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Wasekjen PBNU...

Jokowi Tegaskan Perpres TKA untuk Perketat Perizinan Pekerja Asing di Indonesia

Metrobatam, Padang - Selepas memberikan sambutan penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf di Padang, Sumatra Barat, warga undangan yang sebagian besar terdiri atas pengurus...

PKS Bantah Tuduhan Dukung Terorisme: Bunuh Semut Saja Tak Boleh

Metrobatam, Jakarta - Faizal Assegaf melaporkan sejumlah elite PKS karena dituduh mendukung radikalisme dan terorisme di Indonesia. PKS pun menepis tudingan tersebut. "Ya nggak, atuh...
BAGIKAN