AP Terancam 15 Tahun Penjara, Bunuh Bang Tato Hingga Tewas

    639

    Anang

    Metrobatam.com, Batam – Anang Pirnang alias Pak Anang, terdakwa  pembunuh Deni alias Bang Tato diancam pidana penjara 15 tahun.

    Wawan SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan; perbuatan Anang Pirnang yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang urut, membunuh dan menusuk temannya menggunakan gunting sebanyak dua kali di kos-kosan.

    “Karena perbuatannya sungguh keji dan tidak mencerminkan rasa kemanusiaan, maka diancam pidana penjara selama 15 tahun. Itu sesuai dengan dakwaan,” kata JPU Wawan Setyawan.

    Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil Visum Et Repertum dengan nomor: R/28/VIII/2015/Biddokes, pertanggal 30 Agustus 2015 lalu ditemukan beberapa tanda-tanda kekerasan hingga luka tusukan yang mematikan.

    Korban Deni alias Bang Tato, mengalami luka lecet di batang hidung sepanjang 1 centimeter (cm), ‎dua lubang menganga akibat tusukan gunting di dada korban yang menyebabkan luka robek pada bagian bawah dan menembus rongga jantung berbentuk celah, panjang luka 1 cm, lebar 0,3 cm.

    Akibat tusukan tersebut luka robek di organ hati bagian atas, berbentuk celah dengan ukuran panjang 0,5 cm, lebar 0,2 cm, dan kedalaman lukanya 0,5 cm‎.

    Selain dua luka tusukan‎ di dada, terdakwa juga menusuk pinggul sebelah kiri korban. Sementara, berdasarkan hasil visum penyebab tewasnya korban karena mengalami tusukan yang mengenai jantung, hingga menyebabkan pendarahan hebat.

    Peristiwa itu berawal dari cek-cok antara Bang Tato dan terdakwa, karena korban tidak kunjung melunasi hutangnya. Saat ditagih, Bang Tato mengaku belum memiliki uang untuk membayar utang. Bang Tato yang sering janji membayar utang itu, membuat terdakwa marah.

    Dari pengakuan terdakwa, korban sempat mendorongnya hingga kemudian ia berbalik mendorong korban. Tidak terima dengan perbuatan terdakwa, Bang Tato memukul dagu terdakwa hingga terpojok.

    Anang Pirnang berlari ke lantai tiga kearah kamarnya untuk mengambil  gunting. Setelah itu, terdakwa kembali turun kelantai dua dan menusuk korban dengan gunting yang digenggamnya.

    Perbuatan terdakwa diancam pidana karena melanggar dakwaan Primer Pasal 338 KUH Pidana dan dakwaan Subsidair, Pasal 351 ayat (3) KUH Pidana. (nikson simanjuntak )and

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

    Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

    Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

    Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

    Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

    Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

    Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

    Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

    Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

    Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

    Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

    Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

    Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

    Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

    Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

    Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

    Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

    Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

    Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

    Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

    JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...