Eksepsi PH: Jaksa Merampas Hak Terdakwa Suwito dan Boeren

    118

    ph

    Metrobatam.com, Batam – Penasihat Hukum (PH) terdakwa Boeren dan Suwito, yakni Lihaman Sinaga, SH dan Suharto Butar-butar SH menyatakan; dakwaan yang dibuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Triyanto, SH cacat hukum dan merampas seluruh hak terdakwa.

    Tindakan perampasan hak-hak terdakwa disampaikan dalam eksepsi antara lain, serangkaian tahap penyidikan yang dilakukan tidak memberi pendampingan hukum kepada kedua terdakwa.

    “Sesuai Pasal 56 KUHAP, setiap terdakwa yang diancam 15 tahun penjara a‎tau minimal 5 tahun penjara, dan bagi mereka yang tidak mampu atau yang buta hukum, wajib didampingi penasihat hukum,” kata Suharto Butar Butar SH membacakan eksepsinya.

    Karena tidak memberikan pendampingan hukum sesuai amanat Pasal 56 KUHAP, maka JPU dianggap meniadakan hak-hak terdakwa. Seharusnya disediakan penyidik Kepolisian dihadapan penuntut umum.

    Selain menghilangkan hak kedua  terdakwa Boeren dan Suwito, surat dakwaan juga dinilai cacat hukum, ‎tidak cermat penyusunannya, kabur hingga tidak terpenuhi syarat materil surat dakwaan terhadap terdakwa.

    Berita sebelumnya, masing-masing terdakwa dijerat dengan dakwaan Primair melanggar Pasal 78 ayat (3) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf-d Undang-undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menjadi Undang-undang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Selain dakwaan Primair, terdakwa juga dijerat dengan dakwaan Sub‎sidair yakni melanggar Pasal 108 jo Pasal 69 ayat (1) huruf-h Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Dakwaan JPU ‎menyatakan bahwa terdakwa melakukan tindakan pembukaan dan pembakaran lahan hutan dikawasan hutan konservasi kelompok hutan Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

    Pembukaan dan pembakaran lahan hutan dilakukan menggunakan excavator untuk menumbangkan pohon dan mengumpulkannya.Hal yang turut menjerat terdakwa, kondisi lahan berada dikawasan  hutan konservasi yang hendak dijadikan taman burung seluas 16 hektar. Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Triyanto SH.

    Kedua terdakwa hanya pekerja atas suruhan Acai (DPO). Terdakwa Suwito dan Boeren ditangkap Polisi Sektor Galang pada tanggal 23 September 2015. Dengan barang bukti satu unit Excapator dan sebungkus abu pembakaran hutan.

    Sementara, Acai (DPO) pemberi kerja kepada kedua terdakwa tidak ditangkap oleh penyidik Polisi.
    ” Saat ditanyakan kenapa Acai tidak ditankap. Jawab JPU, saya sudah minta pada penyidik Polisi tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya,” terang Triyanto

    Kedua terdakwa melanggar pasal 78 ayat 3 junto pasal 50 ayat 3 huruf d. UU nomor  41 tahun 1999 tentang kehutanan, subsider pasal 108 UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan lingkungan hidup, dengan acaman hukuman maximal 15 tahun penjara.

    (nikson simanjuntak & andy).

    BERITA TERKINI

    Pangarmabar Beri Paket Sembako pada Masyarakat Kampung Nelayan di Tanjung Uban

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos, menutup Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar tahun 2017 di...

    PT Zisra Dwi Jaya (Member of Bidar Timur Group) Rekrut Sekitar 1000 Pekerja dari...

    Metrobatam.com, Batam - Pada tanggal (22/05/17) di Hotel Harmoni One Batam Centre, Business dan Development Director PT Zisra Dwi Jaya (Member of Bidar Timur...

    BPJS Kesehatan Kembali Raih WTP

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), secara berturut-turut selama 3 tahun ini kembali...

    83 Prajurit Marinir Yonmarhanlan IV Tanjungpinang Renang Laut Menempuh Jarak 2 Mil Laut

    Metrobatam.com, Tanjungpinang -Sebanyak 83 Orang prajurit Yonharmarlan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan IV Tanjungpinang melaksanakan latihan renang laut mengambil lokasi jembatan Pulau Dompak dan finish...

    Seperti Ini Surat Lengkap Ahok dari Tahanan Mako Brimob

    Metrobatam, Jakarta - Veronica Tan, istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membacakan surat Ahok yang ditulis tangan dalam konferensi pers, Selasa (23/5). Surat ini dibacakan...

    Inggris: Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Renggut 22 Nyawa

    Manchester - Korban jiwa akibat ledakan usai konser penyanyi terkenal AS, Ariana Grande di Manchester, Inggris telah bertambah. Kepolisian Inggris menyatakan sebanyak 22 orang...

    PBNU Buat Pusat Komando Tangkal Konten Radikal dan Hoax

    Metrobatam, Jakarta - Ketua PBNU Said Aqil Siroj menyatakan keprihatinannya terhadap konten radikal dan berita bohong yang saat ini dengan mudah tersebar di media...

    Ratu Swedia Harapkan Batik Indonesia Semakin Berkembang

    Metrobatam, Jakarta - Ratu Swedia Silvia memiliki ketertarikan pada hal-hal yang bersifat tradisional di Indonesia. Salah satu ketertarikannya adalah batik yang dinilai sebagai ciri...

    KPK Curigai Integritas Kepala Daerah yang Tak Takut Istri

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang menyebut salah satu tolak ukur integritas kepala daerah adalah rasa takut pada ibu atau...

    Luhut: Tidak Ada Ideologi Lain Selain Pancasila

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berencana membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap tidak sesuai dengan ideologi Pancasila. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan...

    Di Depan Umum, 5 Algojo Cambuk Pasangan Gay

    Metrobatam, Banda Aceh - Pasangan sejenis (gay) yang ditangkap warga di Banda Aceh menjalani hukuman cambuk hari ini. Mereka masing-masing dicambuk 82 kali setelah...

    Di DPR, Kapolri Kembali Bantah Kriminalisasi Rizieq Shihab cs

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah tudingan kriminalisasi terhadap pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab dan Sekretaris Jenderal FUI Al-Khaththath. Tito menjelaskan...