Eksepsi PH: Jaksa Merampas Hak Terdakwa Suwito dan Boeren

    143

    ph

    Metrobatam.com, Batam – Penasihat Hukum (PH) terdakwa Boeren dan Suwito, yakni Lihaman Sinaga, SH dan Suharto Butar-butar SH menyatakan; dakwaan yang dibuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Triyanto, SH cacat hukum dan merampas seluruh hak terdakwa.

    Tindakan perampasan hak-hak terdakwa disampaikan dalam eksepsi antara lain, serangkaian tahap penyidikan yang dilakukan tidak memberi pendampingan hukum kepada kedua terdakwa.

    “Sesuai Pasal 56 KUHAP, setiap terdakwa yang diancam 15 tahun penjara a‎tau minimal 5 tahun penjara, dan bagi mereka yang tidak mampu atau yang buta hukum, wajib didampingi penasihat hukum,” kata Suharto Butar Butar SH membacakan eksepsinya.

    Karena tidak memberikan pendampingan hukum sesuai amanat Pasal 56 KUHAP, maka JPU dianggap meniadakan hak-hak terdakwa. Seharusnya disediakan penyidik Kepolisian dihadapan penuntut umum.

    Selain menghilangkan hak kedua  terdakwa Boeren dan Suwito, surat dakwaan juga dinilai cacat hukum, ‎tidak cermat penyusunannya, kabur hingga tidak terpenuhi syarat materil surat dakwaan terhadap terdakwa.

    Berita sebelumnya, masing-masing terdakwa dijerat dengan dakwaan Primair melanggar Pasal 78 ayat (3) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf-d Undang-undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan menjadi Undang-undang Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Selain dakwaan Primair, terdakwa juga dijerat dengan dakwaan Sub‎sidair yakni melanggar Pasal 108 jo Pasal 69 ayat (1) huruf-h Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Dakwaan JPU ‎menyatakan bahwa terdakwa melakukan tindakan pembukaan dan pembakaran lahan hutan dikawasan hutan konservasi kelompok hutan Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam.

    Pembukaan dan pembakaran lahan hutan dilakukan menggunakan excavator untuk menumbangkan pohon dan mengumpulkannya.Hal yang turut menjerat terdakwa, kondisi lahan berada dikawasan  hutan konservasi yang hendak dijadikan taman burung seluas 16 hektar. Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Triyanto SH.

    Kedua terdakwa hanya pekerja atas suruhan Acai (DPO). Terdakwa Suwito dan Boeren ditangkap Polisi Sektor Galang pada tanggal 23 September 2015. Dengan barang bukti satu unit Excapator dan sebungkus abu pembakaran hutan.

    Sementara, Acai (DPO) pemberi kerja kepada kedua terdakwa tidak ditangkap oleh penyidik Polisi.
    ” Saat ditanyakan kenapa Acai tidak ditankap. Jawab JPU, saya sudah minta pada penyidik Polisi tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya,” terang Triyanto

    Kedua terdakwa melanggar pasal 78 ayat 3 junto pasal 50 ayat 3 huruf d. UU nomor  41 tahun 1999 tentang kehutanan, subsider pasal 108 UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan lingkungan hidup, dengan acaman hukuman maximal 15 tahun penjara.

    (nikson simanjuntak & andy).

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Sah! Airlangga Ketum Golkar, Ini Harapan Dedi Mulyadi soal Pilgub Jabar

    Jakarta - Airlangga Hartarto terpilih menjadi Ketua Umum Golkar secara aklamasi. Ketua DPD Jawa Barat Dedi Mulyadi punya harapan kepada Airlangga, khususnya soal rekomendasi...

    Khilafah Bukan dari Alquran, Ada yang Terima Tantangan Mahfud MD?

    Metrobatam, Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyatakan khilafah bukan dari Alquran dan Alhadis, tapi ciptaan ulama. Mahfud MD pun menantang...

    Alumni 212 Dinilai Ingin Merebut Kekuasaan Demi Negara Islam

    Metrobatam, Jakarta - Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menilai massa yang tergabung dalam Alumni 212 merupakan kelompok politis berkuatan radikal. Mereka dianggap ingin...

    Kapolri Sebut Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Kalbar

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut bahwa Tim Densus 88 telah melakukan penangkapan terhadap empat orang terduga teroris di Kalimantan Barat (Kalbar)...

    Buang-Buang Peluang, Liverpool Terima Hasil Imbang

    Liverpool - Liverpool harus puas berimbang dengan West Bromwich Albion. Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut timnya tak efisien di partai yang berjalan berat. Liverpool bermain...

    Menkes Tegaskan KLB Difteri Bukan Hoax

    Metrobatam, Jakarta, Menteri Kesehatan Prof Nila Moeloek, SpM(K) menepis kabar yang menyebut kejadian luar biasa (KLB) difteri yang terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia...

    Lukaku Bawa MU Taklukkan Bournemouth 1-0

    Manchester - Manchester United memetik kemenangan saat menjamu Bournemouth di lanjutan Liga Inggris. Romelu Lukaku menjadi penentu kemenangan dengan skor 1-0 itu. Saat bertanding di...

    Nasib Praperadilan Setya Novanto, KPK: Seharusnya Sudah Gugur

    Metrobatam, Jakarta - Sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. KPK menilai seharusnya praperadilan Novanto itu gugur sesuai...

    Satu Pekerja Jalan Trans Papua Ditembak Mati KKB, Satu TNI Dibuang ke Jurang

    Metrobatam, Jayapura - Sebanyak 16 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga menembak mati Yovicko Sondak (34) operator Exavator pekerjaan jalan Trans Papua Wamena -Mumugu...

    Terobos Razia Polisi, Innova Terciduk Angkut 10 Kilogram Sabu

    Metrobatam, Pekanbaru - Kepolisian Sektor Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau berhasil menyita sekitar 10 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari dua orang pelaku yang mengendarai...

    Sadis! Suami Mutilasi Istrinya Sendiri, Dibakar Lalu Dibuang ke Beberapa Tempat

    Metrobatam, Karawang - N alias Nindya alias SA dibunuh oleh suami sendiri, MK. Setelah dihabisi, Nindya dimutilasi, dibakar, dan potongan tubuhnya lalu disebar di...

    Terbukti Sebarkan Kebencian, Alfian Tanjung Divonis 2 Tahun Bui

    Metrobatam, Surabaya - Terdakwa perkara ujaran kebencian Alfian Tanjung, akhirnya divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Surabaya (PN) dengan hukuman penjara 2 tahun. Alfian terbukti...
    BAGIKAN