‎Miliki Narkoba, Dituntut Bui 14 Tahun, PH: Pasal Dalam Dakwaan Tak Sesuai

    tak sesuai

    Metrobatam.com, Batam – ‎Riza Fachroni Angga Bayumi bin Syahrul, terdakwa dalam perkara kepemilikan Narkotika Golongan I jenis sabu mengajukan nota pembelaan, Rabu (24/2/2016) sore, di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

    Pembacaan nota pembelaan (pledoi), dibacakan langsung oleh Penasihat Hukum (PH) terdakwa‎. Dalam pembelaannya, PH menyatakan dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Susanto Martua, SH tidak sesuai dan dianggap kabur.

    Selain dianggap kabur, dakwaan yang disusun JPU yang menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 14 tahun denda 1 miliar, subsidair 4 bulan penjara merupakan tuntutan yang tidak tepat.

    Dia (PH, red) juga memaparkan dalam dakwaan Kesatu (Primair), JPU menyatakan telah terjadi transaksi jual-beli Narkotika dengan barang bukti yang diamankan, yakni Rp4 juta dari tangan terdakwa.

    “Sementara, uang Rp4 juta tersebut merupakan milik istri terdakwa. Sehingga dakwaan Kesatu dianggap tidak terbukti, karena tidak terbukti unsur transaksi jual beli,” kata PH terdakwa.

    Kemudian, setiap poin yang dituduhkan dengan Pasal-perp‎asal dalam dakwaan tidak terbukti secara dan meyakinkan. Oleh karenanya, dakwaan diminta dibatalkan dan segera membebaskan terdakwa dari setiap tuntutan.

    PH terdakwa juga meminta, uang Rp4 juta yang juga disita sebagai barang bukti dalam persidangan untuk segera dikembalikan. Hal ini dimintakannya, karena uang tersebut tidak merupakan hasil transaksi jual-beli Narkotika.

    “Karena bukan merupakan hasil transaksi Narkotika, oleh karenanya kami meminta Majelis Hakim memerintahkan penuntut umum untuk mengembalikannya kepada istri terdakwa. Selain bukan uang haram, istri terdakwa juga memerlukan nominal tersebut untuk kehidupan istri dan anak-anak terdakwa,” harap PH terdakwa, kepada Majelis Hakim yang di Pimpin Sarah Louis Simanjuntak, didampingi Hakim Anggota Endi dan Jasael.

    Diberitakan sebelumnya, terdakwa diduga melakukan transaksi Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing satu bungkus ‎Narkotika jenis sabu netto 5,2430 gram, satu bungkus sabu netto 0,9728 gram, satu bungkus sabu netto 1,0528 gram, satu bungkus sabu netto 0,6051 gram, satu bungkus sabu netto 0,6533 gram, satu bungkus sabu netto 0,6206 gram, satu bungkus sabu netto 0,6481 gram, satu bungkus sabu netto 0,6473 gram, satu bungkus sabu netto 0,6315 gram, satu bungkus sabu netto 0,6449 gram, satu bungkus sabu netto 0,5958 gram, satu bungkus sabu netto 0,6462 gram, satu bungkus sabu netto 0,6030 gram, satu bungkus sabu netto 0,6150 gram, satu bungkus sabu netto 0,6278 gram.

    Ketika ditotalkan keseluruhannya, sabu yang diamankan dalam 15 paket ini seberat 14,8072 gram‎ (14,8 gram lebih). Selain menyita barang bukti sabu, penangkapan yang dilakukan BNNP Kepri juga menyita satu unit timbangan warna hitam merk Konstan.

    Kemudian JPU Martua menjerat terdakwa dengan dakwaan Kesatu Primair, melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Subsidair, melanggar Pasal 111 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

    Atas dakwaan tersebut, ‎PH meminta setiap dakwaan dibatalkan. Jikapun tidak, PH meminta Majelis Hakim meringankan hukuman terdakwa. Menanggapi pembelaan PH, JPU menyatakan tetap dengan tuntutan dan PH tetap dengan Pembelaannya. Kemudian persidangan dengan agenda putusan, kembali digelar pekan depan, Rabu (2/3/2016) mendatang di PN Batam.

    (Nikson Simanjuntak & andy)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

    Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

    Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

    Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

    Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

    Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

    Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

    Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

    Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

    Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

    Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

    Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

    3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

    Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

    Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

    Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

    Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

    Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

    Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

    Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

    Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

    Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
    BAGIKAN