ER Bidan PNS Batam, Dituntut 5 Tahun Penjara

    188

    Bidan pns

    Metrobatam.com, Batam – Bidan Elvita Rozanah alias Elvita alias Puang, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintahan Kota Batam yang bertugas di Puskesmas Batuampar Batam.

    Disamping sebagai PNS, terdakwa memiliki pekerjaan lain yaitu pemilik sekaligus pengelolah Panti Asuhan Risky Khairunisah Batuampar yang tersangkut kasus soal penelantaran, tindak kekerasan fisik maupun sikis pada anak pantinya.

    Atas perbuatan terdakwa, maka Jaksa Penuntut Umum ( JPU ), Martua Ritonga SH dan Haryo SH menuntut terdakwa melanggar Pasal 77B juncto Pasal 76B Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

    Selain terbukti menelantarkan anak-anak Panti Asuhan Rizky Khairunnisa, terdakwa juga terbukti melakukan tindak kekerasan sepanjang berdirinya panti. Sehingga terdakwa juga ‎dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

    Dari beberapa pasal tersebut, terdakwa dituntut hukuman 5 tahun penjara, Rabu (24/2/2016) dihadapan Majelis Hakim ketua Sarah Louis Simanjuntak, anggota Endi dan Jassael Manullang SH di Pengadilan Negeri (PN) Batam.

    Menurut JPU, pada terdakwa tidak menemukan sama sekali alasan pembenar maupun alasan pemaaf yang dapat menjadi pertimbangan atau kekuatan penuntutan. Karena terdakwa Puang terbukti secara terang-terangan melakukan tindak pidana penelantaran dan kekerasan terhadap anak-anak panti.

    “Terdakwa terbukti melakukan kekerasan kepada beberapa saksi korban, yang masih berusia dibawah 17 tahun. Bilqis balita berusia sekitar 22 bulan. Dari hasil Visum Et Revertum yang dikeluarkan petugas menguatkan terdakwa melakukannya,” kata JPU Martua, membacakan tuntutannya.

    Bukti kuat berupa luka robek dikemaluan luar, dalam dan bekas tanda kekerasan ditubuh‎ Bilqis. Selain itu luka bekas pukulan benda tumpul, disekujur tubuh balita  tersebut.

    Selain Bilqis, anak panti lainnya yakni Yasin juga mengalami luka sobek di pelipis matanya‎. Saat saksi korban, Yasin dipertanyakan oleh petugas Pekerja Sosial (Peksos) Kementrian Sosial (Kemensos) RI, serta Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsoskam) Kota Batam. Yasin menyatakan luka tersebut karena perbuatan Elvita alias Puang (Nyonya besar).

    “Saat dipertegas, saksi korban Yasin menyebut Puang yang buat  luka robek dikepala dan pelipis mata,” ujarnya

    Sebelumnya, lebih sepuluh (10) saksi dan 5 saksi korban telah diperiksa. Hasilnya, seluruh kesaksian menyudutkan dan menegaskan bahwa Puang seorang yang ‘jahat’ dimata korban-korbannya.

    Para saksi yang telah diperiksa, yakni Peksos, Kemensos RI, Dinsoskam Kota Batam, Dokter pemeriksa, Donatur, guru penangkap, Verbalisan, Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPAD) Kota Batam serta korban.

    “Penerapan Pasal-perpasal dinilai tepat, karena terdakwa telah melakukan tindak kekerasan dengan bukti luka-luka dan bekas kekerasan lainnya. Selain itu, anak-anak juga ditelantarkan secara kesehatan, pendidikan, serta tidak sesuai dengan SNPA ( Standar Nasional Pengasuhan Anak),” ungkapnya.

    Bukan itu saja, terdakwa juga pernah merantai kaki dan tangan Steven, yang dianggap terdakwa hyperactive. Tindakan sodomi atau kekerasan seksualitas juga terjadi di panti terhadap anak anak.

    (Nikson simanjuntak & andi)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

    Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

    Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

    Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

    Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

    Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

    Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

    Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

    Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

    Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

    Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

    Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

    Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

    Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

    Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

    Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

    Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

    Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

    Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...

    Dunia Muslim Deklarasikan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

    Metrobatam, Jakarta - Para pemimpin negara-negara muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu...
    BAGIKAN