Nurdin Basirun Bantah Pemerintahan yang Dipimpinnya Tidak Kondusif

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pelaksana Tugas Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun membantah pemerintahan yang dipimpinnya dalam kondisi tidak kondusif.

“Kepri kondusif, pemerintahan berjalan dengan baik,” ujarnya di Tanjungpinang, Rabu.

Read More

Terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan dua kelompok massa di Kantor Pemerintah Kepri, Nurdin mengatakan demonstrasi berlangsung kondusif.

Nurdin menemui massa yang mendesak Reni Yusneli mundur dari jabatan Plt Sekda Kepri yang menggelar aksi demonstrasi dua hari lalu. Dia juga menemui massa yang mendesak pemerintah jangan mau diintervensi oleh kelompok tertentu.

“Aspirasi itu akan tindaklanjuti, sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara berdasarkan pengamatan awak media, dua kelompok massa itu nyaris bentrok. Bahkan beberapa pengunjuk rasa masuk ke ruang kerja di Badan Kesbangpolinmas Kepri mencari Said Haris, salah seorang pejabat eselon III yang dituding sebagai provokator.

Dari aksi tersebut menimbulkan beberapa permasalahan baru, salah satunya Reni Yusneli melaporkan Andi Arief Rate, salah seorang pendemo ke Polda Kepri, kemarin.

Terkait keputusan Reni melaporkan Andi Arief Rate, salah seorang pengunjuk rasa yang mengucapkan kalimat tidak santun saat demonstrasi, Nurdin mengatakan baru mengetahuinya dari jurnalis.

“Saya tidak dapat informasi soal itu,” ujarnya.

Nurdin belum memutuskan apakah akan mendamaikan pihak-pihak yang bertikai.

“Tidak ada pertikaian,” katanya.

Sementara terkait ratusan PNS yang tidak serius mengikuti upacara HUT Otonomi Daerah, Nurdin mengatakan kedisiplinan PNS akan dibenahi.

“Ini akan kami benahi,” kata Nurdin saat ditanya apa tindakannya terhadap PNS yang ngobrol dan tidak berada di barisan upacara saat dia berpidato. (Mb/Antara)

Loading...

Related posts