Metrobatam.com, Tanjung Pinang – Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH),Dr. Syafsir Akhlus tidak menjawab ketika ditanya mengenai dugaan korupsi pengadaan alat tidak tepat guna yang melibatkan dirinya. Dia berusaha menghindar dari kejaran wartawan yang berusaha meminta komentarnya seputar pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Kejari Tanjung Pinang.

“Jangan tanya saya, anda tanya saja ke Kejari,”jawabnya singkat sambil berlalu ketika di tanya wartawan usai menghadiri sidang paripurna istimewa pemberhentian HM Sani Sebagai Gubernur Kepri, Senin(18/4).

Seperti diketahui bahwa Umrah pada tahun 2014 lalu meminta anggaran untuk pengadaan sejumlah peralatan untuk proses perkulihan di Umrah, namun sampai saat ini fungsinya tidak tepat sasaran ini.(Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE