KKP Dalami Penangkapan Kapal Ikan Berbendera Tiongkok di Natuna

Metrobatam.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mendalami penangkapan kapal ikan berbendera Tiongkok, Gui Bei Yu, di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Langkah itu dilakukan dalam rangka menjaga kedaulatan di perairan Tanah Air, termasuk menekan tindakan pencurian ikan.

Penangkapan kapal tersebut dilakukan KRI Oswald Siahaan-354 TNI Angkatan Laut yang berada di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Armada RI Kawasan Barat (Guspulaarmabar) pada Jumat pekan lalu.

Read More

Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti mengatakan, penyidikan yang dilakukan pihaknya karena kapal tersebut diduga kerap mencuri ikan di perairan Indonesia. Sanksi terkait aksi ini akan diputuskan setelah proses penyidikan selesai.

“Yang melakukan penangkapan ada KRI armada barat yang dilakukan dua hari lalu. Hari ini kita sedang selidiki,” ujar Susi, di Gedung Mina Bahari III, kantor KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016).


Sumber: KKP

Susi menegaskan, dalam memerangi tindak pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia, KKP bersama pihak-pihak terkait tidak akan pandang bulu. ‎Sekali pun berasal dari negara sahabat, akan tetap dilakukan penangkapan dan diproses secara hukum bila terbukti melakukan tindakan pencurian ikan.

“Kita ke semua kapal yang melakukan pencurian di wilayah Indonesia pasti kita tangkap. Dari Tiongkok, Thailand, Filipina, Amerika, kalau ada pun kita tangkap. Kalau melanggar dan melakukan pencurian di ZEE (zona ekonomi eksekutif) kita pasti tangkap,” tegas Susi.


Sumber: KKP

Penangkapan kapal tersebut berawal pada pukul 13.30 WIB saat KRI Oswald Siahaan-354 patroli mengamankan wilayah perairan Natuna. Radar kapal jenis frigate ini menangkap pergerakan kapal asing.

Selanjutnya Komandan KRI Oswald Siahaan-354 Kolonel Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya memerintahkan perwira jaga agar kapal mendekati kontak radar tersebut. Kemudian pada jarak enam NM (nautical mile), kapal asing itu dapat diindentifikasi bahwa kapal asing itu adalah kapal ikan.

Mengetahui kehadiran KRI Oswald, pada jarak lima NM kapal ikan itu mengubah haluan dan menambah kecepatan. Pengejaran dilakukan. Sesuai prosedur operasi baku, KRI berusaha menghentikan kapal tersebut mulai dengan peringatan melalui kontak radio, pengeras suara, hingga tembakan peringatan ke udara bahkan ke kanan dan kiri kapal. Akhirnya tembakan dilakukan sehingga kapal Gui Bei Yu berhasil ditangkap.(Mb/Metrotvnews)

Loading...

Related posts