Naik Motor, Pake Sendal Jepit, Nurdin Cek Harga di Pasar Lama

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pelaksana Tugas Gubernur Kepri ingin memastikan ketersediaan bahan pangan di Kepri mencukupi, sempena dengan masuknya Bulan Suci Ramadhan. Nurdin juga ingin harga-harga yang dijual dipasar terjangkau oleh masyarakat.

Untuk memastikan semuanya, Nurdin, pada Ahad (22/5) pagi melakukan sidak (insfeksi mendadak) ke pasar lama Kota Tanjungpinang. Untuk sidak, Nurdin pergi tanpa mencolok dengan tidak menggunakan mobil dinas. Dari wisma, dengan kaos oblong putih dan bersandal jepit, Nurdin mengendari sendiri motor menuju pasar.

Read More

Tanpa disertai ajudan, Nurdin meninjau satu persatu pedagang pasar. Nurdin berdialog dengan pedagang tentang ketersediaan pasokan barang dagangan. Terutama kebutuhan bahan pokok yang di pasar, seperti beras,bawang merah, cabe, dan gula.
Dari hasil pantauan itu, menurut Nurdin ketersediaan kebutuhan bahan pokok saat ini relatif aman. Sedang kan untuk kondisi harga saat ini turun naik, seperti misalnya gula pasir yang dulu nya Rp14.000 per kg sekarang menjadi Rp15.000 per kg. Mengalami kenaikan Rp.1000.

Kemudian cabe kering yang dulu Rp48000-Rp50.000 sekarang menjadi Rp60.000 perkilo. Meskipun penjual mematok harga tinggi, namun harga tersebut masih bisa ditawar.

“Kami berharap tidak ada kenaikan barang,” ujar salah seorang pedagang bernama Marwan.

Beberapa Pedagang juga berharap jangan sampai ada kenaikan harga tinggi, soalnya akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Usai dari pasar, Nurdin sidak ke Pelantar KUD. Di sini, Nurdin berdialog dengan masyarakat Pulau Karas yang berbelanja di Tanjungpinang. Ketika melihat masyarakat yang berdesak-desakan naik satu sampan motor menuju Pulau Karas, Nurdin langsung bertindak. Bupati Karimun 2005-2015 ini langsung menyewa satu sampan motor lagi untuk digunakan masyarakat Karas pulang ke Pulaunya.

Nurdin mengakhiri sidak kali ini dengan ngopi bersama pengunjung pasar. Di sini Nurdin berdialog dengan masyarakat. Setelah itu, Nurdin kembali ke kediaman dengan mengendarai sepeda motornya. (mb/kepriprov)

Loading...

Related posts