Metrobatam.com, Tanjungpinang – Induk Organisasi Angkatan Darat (Inkopad) menggelar operasi pasar di wilayah Kodim 0315 Bintan, Jumat(10/6). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu masyarakat dan menstabilkan harga sembilan bahan pokok selama Bulan Suci Ramadhan.

Pembukaan operasi pasar ini sendiri, di tandai dengan pelepasan balon oleh Ketua Inkopal Pusat, Brigjend TNI Felix Hutabarat.

Felix Hutabarat dalam kata sambutannya sekaligus membuka acara tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dengan menggandeng PT Arta Graha Network.

“Ini adalah perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia melalui panglima TNI untuk turun langsung meminimalisir harga kebutuhan masyarakat,”jelas Brigjend TNI Felix Hutabarat.

Dikatakan Felix, Kota Tanjungpinang merupakan kota kelima yang disambanginya setelah Kota Medan, Makasar, Manado dan Entikong.

“Rencana kami kegiatan ini akan kami lanjutkan ke seluruh kota-kota di Indonesia,”katanya.

Operasi Sembako murah ini Prinkopal telah menyiapkan 100 ton beras, gula 100 ton , bawang putih dan bawang merah 2,5 ton serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Untuk harga kami jual di bawah harga standart. Itu semua demi membantu kebutuhan masyarakat jelang Ramadhan ini,”katanya lagi.

Sementara itu Komandan Korem (Dandrem) 033 Wirapratama, Brigjend TNI Marsudi dalam kata sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan demi meminimalisir kenaikan harga sembako disaat bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan ini adalah sebagai langkah menstabilkan harga pasar,”ujar Marsudi dalam kata sambutannya.

Dengan adanya kegiatan semacam ini, lanjut Marsudi, pihaknya berharap agar para pelaku usaha dapat memperhatikan kebijakan harga pasar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Turut hadir dalam pembukaan ini Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul, Kapolres Bintan, dan perwakilan dari Lantamal IV Tanjungpinang serta perwakilan dari Lanud Tanjungpinang. (Budi Arifin).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...