Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Jumlah penduduk yang besar disetiap kecamatan di Batam secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap standar pelayanan maksimal yang dapat diberikan pegawai di Kantor Kecamatan kepada masyarakat. Pemekaran kecamatan di Batam nantinya tentu akan berefek terhadap meningkatnya mutu dan waktu pelayanan kepada masyarakat.

Rinaldi M Pane, Camat Batu Aji sependapat dengan hal tersebut. Dikatakannya, saat ini jumlah penduduk Batuaji per Januari 2016 sebanyak 133.000 orang, yang terdiri dari empat kelurahan, yakni Kelurahan Kibing, Kelurahan Buliang, Kelurahan Tanjung Uncang dan Kelurahan Bukit Tempayan.

Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, dia dan pegawai di kantor kecamatan mengaku agak kewalahan melayani masyarakat ketika hari-hari ramai. Meski demikian, standar pelayanan maksimal tersebut tetap diusahakan demi tercapainya kepuasan masyarakat.

“Meskipun adanya kepadatan penduduk di Batuaji sekarang, kita akui agak sedikit kerepotan untuk melayani masyarakat. Tetapi itu bukanlah dijadikan alasan. Kita di Kecamatan Batuaji akan berusaha memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” tutur Rinaldi.

Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), lanjut Rinaldi, merupakan pengurusan terbanyak yang dilakukan warga di sejumlah Kecamatan di Batu Aji.

“Kebanyakan orang datang ke kantor Camat untuk mengurus KTP, meskipun ada beberapa lainnya seperti pengurusan surat keterangan domisili usaha, kartu kuning, skck ddl, tetapi semua itu tidaklah banyak,” ujarnya lagi.
Hal senada diungkapkan Camat Sagulung, Abidun Pasaribu. Dia mengungkapkan bahwa jika warga yang berdatangan ke kantor Kecamatan mayoritas untuk mengurus seputar KTP, disamping pengurusan lainnya.

Dijelaskan Abidun, jumlah keseluruhan penduduk di Kecamatan Sagulung sebanyak 180.000 ribu yang terdiri dari 6 Kelurahan, yakni Kelurahan Tembesi, Sungai Binti, Sungai Lekop, Sagulung Kota, Sungai Langkai dan Sungai Pelunggut dimana dari jumlah keseluruhan diketahui Kelurahan Tembesi dan Sungai Langkai merupakan yang terpadat.

Penduduk yang banyak ini berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal. Untuk itu, Abidun berharap mendukung rencana Pemko Batam untuk memekarkan kecamatan. “Nantinya seperti Kecamatan Sagulung di pecah menjadi 3 kecamatan, agar pelayanan untuk KTP kepada masyarakat lebih sempurna lagi,” ungkapnya. (mb/Parlin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...