Truk pengangkut tanah untuk reklamasi tidak memakai plat nomor kendaraan (Foto Fb-Susanto Siregar)

Metrobatam.com, Batam – Permasalah seputar tentang reklamasi di Batam memang sudah terlalu banyak, mulai dari kerusakan lingkungan, polusi udara karena debu, rusaknya jalan, truk ugal-ugalan melanggar lampu merah, menabrak pengendara motor hingga tewas dan masih banyak lagi masalah lainnya. Namun yang terbaru adalah beroperasinya truk bodong tanpa plat mobil.

Berdasarkan pantauan Metrobatam.com di Simpang Sei Panas, Sabtu malam, (1/7) mobil ini melaju membawa tanah dari Simpang jam menuju Kawasan Ocarina, Batam Centre dengan kecepatan tinggi. Tidak terlihat nomor plat truk berwarna hijau tua tersebut dari belakang.

Menariknya lagi, mobil tanpa plat nomor ini terkesan ugal-ugalan tengah di jalan raya tanpa menghiraukan keselamatan pengguna jalan lainnya. Truk dengan bak terbuka ini terlihat beberapa kali menyalib mobil yang ada didepannya meski berisi tanah. Banyak tanah yang bertaburan ditengah jalan yang tercecer.

Ternyata truk bodong tanpa plat nomor tersebut telah beroperasi cukup lama. Buktinya foto-foto truk tanpa plat nomor ini telah diupload di media sosial. Dikutip dari laman facebook akun Susanto Siregar, Jumat (1/7), mengupload sejumlah foto mobil yang serupa dilihat metrobatam.com.

Dalam statusnya Susanto merasa kesal dengan tingkah sopir truk pengangkutan tanah yang benar-benar sudah kelewatan yang seenaknya memotong jalan, menyalip dan mendahului pengendara yg lainnya. Seolah-olah supir truk tersebut tidak paham aturan bberlalu lintas di jalan raya.

“Saya berpikir apakah truk ini yg sering disebut bodong, dan supirnya juga bodong. Jalan ini bukan jalan nenek moyang supir atau kontraktornya, tetapi jalan umum,”ujarnya lagi.

Dia meminta polisi untuk bisa menertibkan kendaraan tersebut, sebelum jatuh korban. (edj)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE