Metrobatam, Lingga – Anggota Komisi I DPRD Lingga bidang perizinan, Ahmad Nasirudin menyayangkan keputusan Gubernur Kepri memperpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Pasir Darat PT Growa Indonesia (GI) ditengah proses evaluasi seluruh izin tambang di Kabupaten Lingga yang diduga cacat hukum.

“Ditengah usaha pemerintah daerah bersama Dinas Pertambangan Kepri mengevaluasi izin-izin tambang cacat hukum di Lingga, Gubernur justru mengeluarkan SK nomor 2031 tahun 2016, tanggal 30 Agustus 2016, tentang perpanjangan izin PT GI,” kata dia di Daik Lingga, Rabu.

Menurutnya, keputusan Gubernur itu terlalu gegabah tanpa menunggu hasil evaluasi yang sedang berjalan. Padahal akhir September ini Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kepri, sudah akan menyampaikan hasil evaluasinya.

“Kita harus akui Lingga cukup banyak masalah soal perizinan tambang. Namun pemerintah daerah sedang semagat membenahi itu, agar kedepan investasi yang ada di daerah ini sehat. Tapi kalau Provinsi juga tidak mendukung, maka upaya daerah akan sia-sia,” tuturnya.

Dia mengatakan, Kementrian ESDM telah menginstruksikan kepada tiap daerah yang memiliki usaha petambangan agar menertibkan seluruh prosedur perizinannya dan mencabut seluruh izin bermasalah selambat-lambatnya Januari 2017.

Hal itu, menurutnya, mampu memicu pemerintah Provinsi Kepri dan kabupaten/kota saling dukung untuk menjalankan instruksi dari Kementrian ESDM tersebut.

“Kami berharap ini menjadi momen bagi Kabupaten Lingga membenahi permasalahan izin tambang yang pernah ada. Kerugian menyangkut masalah ini juga sudah sama-sama kita rasakan. Kita juga tersandra oleh penguasaan lahan dari investasi negatif tersebut,” tutur anggota dewan yang beberapa bulan lalu membidangi pertambangan di Komisi II DPRD Lingga.

Dia berharap, Distamben Kepri mampu menyelesaikan evaluasi sesuai target waktu hingga akhir bulan ini, dan menyampaikan rekomendasi ke Gubernur untuk mengeluarkan kebijakan pencabutan seluruh izin tambang cacat hukum.

Sebelumnya, PT Growa Indonesia yang berlokasi di Desa Tanjung Irat Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, berencana memulai operasi produksi karena telah mengantongi izin dari Gubernur Kepri.

“Acuan keluarnya perpanjang IUP pasir darat dari Pemprov Kepri, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lingga Nomor 177/KPTS/VII/2015,” kata Humas PT GI, Hamzah Jasman, dalam jumpa pers di Tanjungirat, Jumat (9/9) lalu.

Sementara itu, menurut penilaian Investigator Ditjen Minerba Kementrian ESDM, Buana Sjahboeddin SH MH, dalam dialognya bersama Bupati Lingga di Jakarta, Kamis (15/9), bahwa SK Gubernur Kepri tentang perpanjangan izin PT GI pada 30 Agustus 2016, cacat hukum.

Buana menyarankan Gubernur Kepri segera mencabut izin tersebut karena dalam Pasal 93 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba, sangat jelas diatur Pemegang IUP dan IUPK tidak boleh memindahkan izinnya kepada pihak lain.

Menurutnya, prosedur perizinan PT GI tersebut sejak awalnya sudah keliru dan banyak melanggar UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba.

“Kalau kita lihat datanya, yang mengajukan perpanjangan IUP Operasi Produksi adalah PT Sei Sebar Utama. Kemudian yang diberi IUP Operasi Produksi oleh Bupati Lingga, Daria adalah PT GI. Ini jelas keliru,” ujarnya.

Selain melanggar UU Menirba, lanjut Buana, pemberian IUP Operasi Produksi kepada PT GI oleh Bupati Lingga, Daria, tertanggal 10 Juli 2015, juga bertentangan dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Berdasarkan UU 23 Tahun 2014, terhitung sejak bulan Oktober 2014, kewenangan di bidang pertambangan dialihkan dari Pemerintah Kabupaten/Kota kepada Pemerintah Provinsi. Ini jelas cacat hukum dan harus segera dicabut oleh Gubernur,” ungkapnya. (mb/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...