Metrobatam.com, Lingga – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gema Lingga melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD setempat, menuntut Pansus Tambang segera menyelesaian kasus 23 Izin Usaha Pertambang (IUP) yang diduga kuat bermasalah.

“Kami minta Pansus Tambang DPRD segera menyelesaikan pekerjaannya. Sampai saat ini, pansus yang dibentuk terkesan tidak bekerja. Sementara SK perpanjangan dikeluarkan,” kata Zuhardi, Ketua Ormas Gema Lingga yang memimpin barisan demonstrans, di kantor DPRD Lingga, Rabu.

Dalam orasinya, Zuhardi mengatakan pansus seharusnya sudah memiliki hasil rekomendasi atas segala bentuk penyalahan aturan penerbitan SK IUP 23 perusahaan pertambangan, yang dikeluarkan Mantan Bupati Lingga Daria dan Penjabat Bupati Lingga Edi Irawan pada tahun 2014 hingga 2015 lalu.

Karena hal itu jelas telah menyalahi berbagai macam prosedur dan landasan aturan penerbitan izin seperti yang tertuang dalam UU nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba, UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, serta Permendagri tentang batasan wewenang seorang PJ Bupati.

Bahkan, menurut Zuhardi, hampir seluruh tambang yang beroperasi di Kabupaten Lingga tidak mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), yang menyebabkan kerugian negara dari tegakan kayu.

“Kami minta pemerintah segera mencabut semua izin pertambangan bermasalah yang dikeluarkan mantan Bupati dan PJ Bupati Lingga. Izin itu menyebabkan kesengsaraan masyarakat,” tuturnya.

Dia juga menyebutkan, upaya Bupati Lingga Alias Wello membekukan sementara usaha pertambangan yang disinyalir bermasalah tersebut, tidak diindahkan oleh salah satu perusahaan tambang pasir yang ada di Desa Tanjung Irat, Kecamatan Singkep Barat.

Saat ini, perusahaan atas nama PT Growa Indonesia justru disebut-sebut telah mengantongi rekomendasi dari Dinas Pertambangan Provinsi Kepri, untuk menjalankan aktivitas produksi.

Padahal, IUP yang dimiliki perusahaan itu diduga merupakan salah satu dari 23 izin yang dikeluarkan PJ Bupati Lingga.

“Harusnya DPRD mengawasi hal ini. Jangan sampai daerah kami ini kembali dirugikan oleh aktivitas pertambangan yang tak sesuai prosedur,” ungkapnya.

Unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP setempat. Demonstran mendapatkan kesempatan menyampaikan langsung tuntutannya kepada Ketua Pansus Tambang DPRD Lingga, Khairil Anwar.

“Saat ini yang menjadi kendala daerah dalam menyelesaikan permasalahan ini, karena wewenang perizinan sudah berpindah ke Provinsi, sesuai UU no 23 tahun 2014,” kata Khairil Anwar, saat menjawab tuntutan para demonstrans.

Dia menjelaskan, tujuan dibentuknya pansus tambang adalah mendapatkan titik permasalahan pada penerbitan 23 perizinan yang dikeluarkan oleh kepala daerah sepanjang tahun 2014 hingga 2015 lalu. Sehingga nantinya dapat direkomendasikan kepada Bupati Lingga untuk disampaikan ke pihak Provinsi.

“Kabupaten tidak ada hak diurusan pertambangan, izin langsug dari Provinsi. Dan itu yang buat kami selalu pusing. Pansus juga hanya mampu merekomendasi Bupati untuk minta disampaikan kepada Gubernur Kepri,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, permasalahan tambang yang telah menyandera peluang investasi sehat masuk ke Lingga hari ini, sudah beberapa kali pihaknya pelajari bersama Dinas Pertambangan Provinsi Kepri.

“Pihak Dinas Pertambangan Provinsi Kepri sedang menelaah prosedur perizinan ini. Pansus menunggu hasilnya,” singkat anggota dewan dari Fraksi Demokrat yang juga menjabat sebagai ketua Komisi II DPRD Lingga.

Dia berjanji, pansus tambang akan segera mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Lingga agar menjadi acuan dalam mengambil kebijakan-kebijakan menyelesaikan kasus peetambangan yang tak kunjung selesai tersebut.

Pantauan Antara, unjuk rasa yang dilakukan ormas Gema Lingga diikuti sedikitnya 80 orang demonstrans. Selain kantor DPRD, ormas Gema Lingga juga melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati dan turut mendapat pengawalan dari petegas kepolisian dan Satpol PP setempat.

Demo berlangsung hingga pukul 11.00 WIB pagi. Seluruh aspirasi yang disampaikan dalam orasi, ditampung dan ditanggapi oleh Sekda Lingga Said Parman. Dirinya berjanji untuk segera menindak lanjuti permintaan demonstrans.

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...