Polda Kepri Larang Penjualan Petasan

Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga

Metrobatam.com, Batam – Polda Kepri menyatakan penjualan petasan menjelang perayaan pergantian tahun dilarang karena bisa membahayakan masyarakat banyak.

“Yang boleh kembang api yang tidak membahayakan. Untuk petasan tetap dilarang karena berbahaya,” kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga di Batam, Jumat.

Read More

Mendekati malam pergantian tahun, penjual kembang api dan petasan banyak bermunculan pada pinggir-pinggir jalan Kota Batam.

Erlangga juga mengimbau memperingati malam pergantian tahun 2016 ke 2017 masyarakat tidak perlu merayakan dengan berlebihan apalagi dengan hal-hal negatif termasuk menyalakan petasan.

“Rayakan dengan hal-hal positif dan sederhana saja. Jangan dengan hal berlebihan apalagi sampai melawan hukum. Kami akan tegas menindaknya,” kata dia.

Erlangga juga meminta kepada masalah untuk tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat serta aksi terorisme maupun kriminalitas termasuk saat malam pergantian tahun.

“Lakukanlah kegiatan dengan tertib, patuhi ketentuan hukum, norma sosial, sehingga malam pergantian tahun dapat berjalan aman,” kata Erlangga.

Ia mengatakan, bagi masyarakat yang ingin meninggalkan rumah untuk mudik atau liburan akhir tahun agar melaporkan ke tetangga, RT, RW, atau petugas keamanan sehingga bisa diawasi.

“Boleh juga melapor ke kami. Kendaraan juga boleh dititip di Polsek terdekat jika pergi dalam jangka lama. Karena kami tidak mungkin bisa mengawasi terus menerus rumah-rumah yang ditinggal,” kata dia.

Ia mengatakan kendaraan masyarakat jauh lebih aman bila diletakkan di Polsek saat ditinggal bepergian dalam jangka lama mengingat selalu ada petugas jaga selama 24 jam.

Selama akhir tahun ini, kata dia, jajaran kepolisian akan lebih meningkatkan patroli termasuk pada rumah-rumah yang ditinggal pemiliknya.

Mb/Antara

 

Mb/Antara

Loading...

Related posts