Mau Periksa Jantung? RSUD Muhammad Sani Buka Layanan Pemeriksaan CT Scan dan Echo Cardiografi

Seorang pasien sedang menjalani pemeriksaan cek jantung dari tim medis RSUD Muhammad Sani. (antarakepri.com/Rusdianto)

Metrobatam.com, Karimun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, membuka pelayanan pemeriksaan CT Scan dan Echo Cardiografi atau pemeriksaan jantung.

“Sesuai komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan, maka di awal tahun ini kami mulai membuka layanan CT Scan dan Echo Cardiografi atau cek jantung. Dokter spesialisnya juga sudah mulai menerima pasien,” kata Direktur RSUD Muhammad Sani Zulhadi di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.

Read More

Zulhadi menjelaskan, peralatan berupa CT Scan dan Echo Cardiografi merupakan alat penting untuk mengecek dan mengevaluasi fungsi dan struktur jantung dan pembuluh darah sejak dini.

Dengan dioperasikannya dua jenis peralatan medis tersebut, lanjut dia, maka pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

“Pasien di pulau-pulau tidak perlu jauh-jauh memeriksa penyakit dalam, dan kita juga bisa menerima pasien rujukan dari rumah sakit atau puskesmas di luar Karimun, seperti dari Meranti,” tuturnya.

RSUD Muhammad Sani yang merupakan RSUD milik Pemkab Karimun, menurut dia, terus berbenah dan meningkatkan sarana prasarana medis.

“Pelayanan kita tingkatkan agar tidak ada lagi keluhan dari pasien, sesuai dengan moto kami, cepat, tepat, ramah dan senyum,” ujarnya.

Dia juga mengaku telah membenahi sistem pelayanan rawat jalan yang selama ini memakan waktu lama, satu sampai dua jam yang sehingga sering dikeluhkan pasien.

“Kini cukup 20 menit untuk pengambilan nomor, pasien sudah dapat dilayani oleh dokter spesialis sesuai keinginan,” lanjutnya.

Untuk meningkatkan pelayanan, dia juga mengatakan telah menyediakan anggaran untuk peningkatan dan perawatan sarana prasarana, seperti pendingin ruangan, dan perbaikan ruang rawat inap agar pasien terasa nyaman selama menjalani perawatan medis.

“Para dokter dan perawat juga telah kita berikan pelatihan,” kata Zulhadi.

Mb/Antara

Loading...

Related posts