Metrobatam.com Tanjungpinang – Acara tahunan pasar malam yang diadakan buat masyarakat Kota Tanjungpinang dalam menyambut perayaan Imlek 2017. Rupanya dikotori oleh bebarapa oknum yang mengaku sebagai aparat setempat untuk melakukan Pungutan Liar (Pungli) ke setiap kios-kios yang berdagang selama acara.

Hal ini dikarenakan, ada beberapa diantara pedagang mengeluhkan pungutan liar oleh beberapa oknum aparat setempat dengan biaya yang tidak ditentukan.

“Kalau mau jujur ada bang, tapi tak berani saya mau bilang siapa yang minta jatah keamanan,”papar salah satu pengelola pasar imlek Kota Lama yang tidak ingin disebutkan namanya, Tanjungpinang, Rabu (18/1).

Sumber mengatakan, beberapa oknum aparat keamanan, meminta jatah kepada seluruh kios pasar imlek yang diadakan setiap tahunnya.

“Ada bang, bukan satu atau dua kios saja yang minta, cuma saya takut mau buka masalah ini, abang saja lah yang cari taunya,”katanya.

Beberapa diantaranya, pengelola mengeluhkan besarnya pungutan liar yang dipinta oleh beberapa oknum aparat dengan alasan uang keamanan.

“Kadang malah lebih satu juta bang, berapa lah pendapatan kami bang, tapi apa boleh buat, toh kalau melapor tidak ada tanggapan juga,”katanya. ( Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE