Gubernur Nurdin Dampingi Menko Kemaritiman RI Tinjau Pulau Nipah

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mendampingi Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan meninjau keberadaan Pulau Nipah di Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis, (2/2).

Metrobatam.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mendampingi Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan meninjau keberadaan Pulau Nipah di Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis, (2/2).

Hadir juga pada kesempatan ini Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos, Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian, Danrem 033/WP Brigjen TNI Fachri, Danlantamal IV/TPI Laksma TNI S. Irawan, Danguskamla Armabar Laksma TNI Muhammad Ali serta sejumlah pejabat lainnya.

Read More

Rombongan Menteri bersama Gubernur bergerak menuju Pulau Nipah dari pelabuhan Sekupang menggunakan kapal oceana 18. Dengan jarak tempuh sekitar 50 menit. Setibanya di Pulau Nipah rombongan disambut oleh Komandan Pos Pantau Pulau Nipah Letda Taufik, selanjutnya melakukan peninjauan ke sejumlah titik di Pulau Nipah sampai ke menara pantau untuk melihat sekeliling pulau.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap kepada Pemerintah Pusat untuk lebih memberikan perhatiannya kepada Provinsi Kepri,sehingga infrastruktur dan sarana pendukung lainnya bisa lebih memadai sehingga bisa lebih menarik investor.

Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan dihadapan wartawan mengatakan, bahwa potensi Pulau Nipah sangat menarik, sehingga Menko Kemaritiman datang bersama perwakilan port of rotterdam. Selanjutnya Luhut mengatakan jika Menko Kemaritiman akan bekerjasama dengan BPPT Kemenristek untuk mengembangkan Pulau Nipah yang didukung oleh Pelindo I dengan harapan bisa dikerjakan secara private/pribadi nantinya.

“Beberapa potensi yang akan dikembangkan seperti Oil Storage, Penyediaan Air Bersih untuk supplay kepada Kapal-Kapal Asing, Lego Jangkar, Maintenance Kapal dan Pengolahan Limbah Limb.

Kita juga akan berupaya mengembangkan luas dari Pulau Nipah ini sendiri dari 60 hektar menjadi 200 sampai dengan 250 hektar guna mendukung potensi tersebut. Dan apalagi kedalaman laut sekitar Pulau Nipah sudah mencapai 26 meter tidak perlu untuk didalamkan kembali,” katanya.

Mengenai infrastruktur, Luhut mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga program yang mendukung perekonomian nasional ini bisa berjalan dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal / Indonesia. Sementara ini, untuk tenaga listrik menggunakan solar cell, tenaga angin dan genset. Dan air bersih masih bergantung dari air hujan.

Sebelum kembali Batam bersama Gubernur dan rombongan, Luhut meminta kepada komandan Posal untuk segera memperbaiki tangga menuju menara yang ada dengan menambahkan pegangan sehingga lebih aman bagi yang menaikinya.

Pulau Nipah sendiri berada di Kota Batam Provinsi Kepri dan merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Singapura.

Mb/Kepriprov

Loading...

Related posts