Mendagri Tjahjo Kumolo

Metrobatam.com, Bandung РMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta maaf kepada masyarakat akibat persoalan e-KTP. Permintaan maaf itu dia sampaikan saat mengakhiri sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan  Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 di Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung, Kamis.

“Terakhir, saya sebagai Mendagri selama 2,5 tahun ini, saya mohon maaf, urusan selama saya menjabat 2,5 tahun belum tuntas-tuntas, yakni urusan e-KTP,” kata Tjahjo di depan peserta musyawarah itu.

Selain itu, Tjahjo juga mengingatkan bahaya narkoba yang mengintai Indonesia. “Hampir setiap hari ada warga negara Indonesia yang meninggal akibat narkoba. Oleh karena semua pihak harus waspada terhadap narkoba,” kata dia.

Ia juga menyinggung terorisme dan radikalisme. “Potensi ancaman bangsa hampir hadir setiap hari. Oleh karena itu, kita tentukan sikap siapa kawan dan lawan terhadap orang yang anti Pancasila, menetanang kebinekaan bangsa ini,” kata dia dalam musyawarah yang juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dan anggota DPR Popong Otje Djundjunan itu.

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...