Ilustrasi Ditahan ( Foto : Net)

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Tersangka kedua kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang yang juga Direktur Utama BUMD Tanjungpinang, As, ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang dan dibawa ke Rutan Kelas I Tanjungpinang.

Kasipidsus Kejari Tanjungpinang, Beni di Tanjungpinang, Kamis mengatakan, As ditahan setelah diperiksa di ruangan Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. Penahanan As berdasarkan surat perintah P7 yang ditandatangani oleh Kepala Kejari Tanjungpinang.

“Setelah mendapatkan pelimpahan tahap dua dari Polda Kepri, langsung kita periksa dari jam 11.30 sampai 14.00 WIB, dan kami rasa bukti-bukti sudah cukup untuk penahanan guna keperluan penyidikan,” katanya.

Ia mengatakan, As ditahan karena tersangka kasus pungutan liar (pungli) di BUMD yang sebelumnya sempat ditangguhkan penahanannya.

As merupakan Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, PT Tanjungpinang Makmur Bersama.

“Setelah ini, berkas akan dilimpahkan ke Pengadilan dalam waktu yang sesingkatnya“singkatnya,” ujarnya.

As datang ke Kejari Tanjungpinang dibawa oleh Penyidik dari Polda Kepri.

Kasus Pungli terungkap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan Polda Kepri bersama Tim Saber Pungli Pemkot Tanjungpinang.

Tim Saber Pungli Polda Kepri dan Tanjungpinang menangkap SL selaku koordinator Pasar Bintan Center saat melakukan pungutan liar sewa kios pada pedagang.

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE