Bos First Travel Pelesiran ke AS dan London Pakai Duit Jemaah

Metrobatam, Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut sedikitnya dana jemaah umroh yang masuk ke rekening PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) mengalir ke tiga jenis transaksi.

Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin menyebut, miliaran dana umroh yang masuk ke rekening perusahaan jasa perjalanan yang masuk sejak 2011 lalu telah disalurkan ke untuk kepentingan perusahaan hingga kebutuhan pribadi.

Read More

Salah satunya pembelian aset-aset mewah, seperti rumah mewah dan belasan kendaraan milik bos travel itu.

“Kita telusuri, dana yang masuk ke rekening mereka itu digunakan untuk berbagai macam keperluan. Bahkan dana jalan-jalan ke London, Amerika, misalnya dari dana yang sama,” kata Kiagus saat ditemui di Gedung PPATK, Kamis (24/8).

Memang menurut Kiagus, sebagian dana yang masuk itu pun digunakan untuk kepentingan umroh yang berhubungan dengan usaha perjalanan perusahaan tersebut.

Namun, dia juga menyebut tak sedikit dana itu dibelanjakan untuk investasi dan biaya perjalanan yang tidak berhubungan dengan kepentingan perusahaan.

“Jadi ada tiga yang kita temukan, pertama memang pembelian tiket dan bayar hotel yang hubungannya dengan perjalanan umroh, kedua kita temukan ada pembelian aset-aset, seperti tanah, mobil, rumah, dananya sama. Lalu yang ketiga itu digunakan untuk keperluan pribadi, jalan-jalan, ya yang berhubungan dengan kepentingan pribadi,” kata dia.

Terkait total dana yang masuk sejak 2011, menurut Kiagus berkisar hingga angka triliunan rupiah. Namun, dana tersebut menurutnya telah disalurkan ke beberapa rekening, baik berbentuk vallas maupun rupiah.

“Iya banyak rekeningnya, sudah disalurkan juga ke beberapa rekening dan valas,” kata dia.

Lebih lanjut, PPATK sendiri menurut Kiagus telah membekukan dana yang ada di rekening milik PT First Travel. Sejak menemukan ada indikasi penipuan sesuai dengan yang dinyatakan oleh pihak kepolisian. PPATK pun kata dia, langsung mengambil tindakan dengan menahan dana yang ada di rekening PT First Travel. “Tindakan, kita sudah lakukan penahanan (dana) pembekuan yah,” kata dia.(mb/cnn indonesia)

   
Loading...

Related posts