Metrobatam, Jakarta – Seorang tenaga kerja wanita (TKW) merekam kelakukan majikannya yang memaksa untuk berhubungan intim. Rekaman video itu tersebar di media sosial dan jadi perhatian netizen.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Hermono menilai video tersebut tidak diketahui kapan dan di mana lokasi kejadiannya. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KJRI Jeddah untuk mencari kebenaran kejadian tersebut.

“Video itu sulit diklarifikasi kebenarannya karena tidak jelas kapan dan di mana terjadinya. Kami sudah koordinasi dengan KJRI Jeddah untuk mendalami info tersebut,” kata Hermono saat berbincang melalui telepon, Senin (28/8).

Hermono menyarankan agar para TKI atau TKW melaporkan kepada KJRI Jeddah bila mengalami tindakan kejahatan. Sehingga pihaknya bisa menindaklanjuti laporan itu.

“Kepada TKI kalau memang mengalami pelecehan, sebaiknya lapor ke Perwakilan kita di Jeddah atau di Riyadh agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Hermono.

Dalam video yang diposting akun Eris Riswandi Facebook itu, ditulis bahwa majikan tersebut memaksa TKW untuk berhubungan intim. Bukan cuma sekali ini saja tapi sudah berkali-kali.

Menurut Hermono, jika kejadian video itu di Jeddah, maka KJRI Jeddah akan melakukan pengumpulan data misalnya identitas TKI, siapa dan rumah majikannya. Bila informasi pengumpulan data sudah terkumpul, pihak BNP2TKI akan menelusuri agen pemberangkatan TKI tersebut.

“Kalau sudah ada info lebih lengkap, BNP2TKI akan melakukan pendalaman bagaimana proses berangkatnya, kapan, dan siapa yang memberangkatkan. Kalau ada unsur pelanggaran, tentu akan diberikan tindakan sanksi hingga kemungkinan pidana jika ada unsur TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang),” kata Hermono.

Selain itu, dalam status Facebook Eris itu menyebutkan peristiwa kejadian itu ada di Mekah, Arab Saudi. Namun belum ada informasi lebih lanjut terkait alamat lengkap dari aksi cabul terhadap TKW itu. Sementara itu, Hermono belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut.

Hermono menambahkan KJRI Jedah sudah mendapatkan video itu. Menurut KJRI Jeddah suara yang terdengar di video tersebut berbahasa Filipina (Tagalog). Namun, pihak KJRI juga belum bisa memastikan apakah wanita itu WNI atau warga negara lain.

“Info dari KJRI Jeddah, mereka pun sudah dapat video itu dan bicara dalam bahasa Tagalog. Jadi belum jelas apakah si wanita itu WNI atau warga negara lain. Persoalannya adalah apabila ada informasi seperti itu, publik cenderung menyimpulkan bahwa dia TKI. Padahal bisa saja warga negara lain,” ujar Hermono.

Hermono juga menyebut jika TKW yang bekerja di Arab Saudi selalu mengenakan jilbab. Sementara wanita yang terlihat dalam video itu tidak memakai jilbab.

“Kalau TKW kita yang kerja di Saudi dapat dikatakan 100% pake hijab tapi yang ada dalam video tersebut tidak berjilbab. Ini juga aneh,” jelas Hermono.

Kendati begitu, Hermono meminta masyarakat langsung melaporkan kejadian ke instansi pemerintah daripada mengunggah atau mengupload video di media sosial yang tidak ada informasi detail. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan tapi bisa langsung ditangani petugas.

“Saran saya ke masyarakat, daripada meng-upload berita atau info di medsos, lebih baik lapor ke instansi Pemerintah dan disertai info yang lengkap. Kalau hanya melempar ke medsos yang sulit diklarifikasi malah bikin gaduh yang tidak perlu. Masyarakat juga jangan gampang menyimpulkan kalau TKW asisten rumah tangga pasti orang Indonesia. Bisa saja dia warga negara lain. Sampaikanlah informasi yang lengkap agar bisa ditindaklanjuti,” ucap Hermono.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...