Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap kali ini, tim menangkap Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno.

“Benar, Wali Kota Tegal,” kata sumber internal di KPK, Selasa (29/8).

Menurut sumber, OTT Siti Masitha tersebut diduga terkait suap dalam infrastruktur di lingkungan Pemerintahan Kota Tegal, Jawa Tengah. “Infrastruktur dan perizinan,” ujarnya.

Siti Masitha merupakan kader Partai Golkar. Perempuan yang akrab disapa Bunda Sitha itu, merupakan Wali Kota terpilih pada 2013 silam.

Sitha merupakan Wali Kota Tegal kedua yang berurusan dengan KPK. Wali kota sebelumnya yaitu Ikmal Jaya pernah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dari data yang dihimpun, Selasa (29/8), Ikmal Jaya ditetapkan sebagai tersangka kasus tukar guling (ruislag) tanah tahun 2012. Dia dijerat bersama seorang dari pihak swasta.

Deretan Wali Kota Tegal

Penangkapan terhadap Siti dalam kapasitasnya sebagai wali kota bukanlah kali pertama bagi kota Tegal. Setidaknya, sudah ada tiga wali kota yang tersangkut kasus korupsi seperti yang terangkum dari catatan Indonesia Corruption Watch (ICW). Wali Kota Tegal pertama yang tersangkut kasus korupsi adalah M Zakir.

Zakir yang menjadi wali kota Tegal dua periode berturut-turut, 1990-1995 dan 1995-2000 itu tersangkut korupsi di banyak kasus. Beberapa di antaranya, kasus proyek ganti rugi tanah Polsek Tegal Selatan (1997-1998), proyek dasawisma (1998-1999), dan proyek penanggulangan dampak kekeringan serta masalah ketenagakerjaan (1997-1998) hingga merugikan negara sebesar Rp73,3 juta.

Kasus tersebut ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal pada 2000. Pengadilan Negeri Tegal menjatuhkan vonis dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta, subsider lima bulan serta mengembalikan uang negara sebesar Rp73,3 juta.

“Upaya kasasi ke Mahkamah Agung kandas pada tahun 2005 dan baru menjalani hukuman pada tahun 2007,” demikian catatan ICW yang dikutip CNNIndonesia.com, Rabu (30/8).

Wali Kota kedua adalah Ikmal Jaya. Ia menjabat sebagai wali kota periode 2009-2014. Pada 2014, KPK menetapkan Ikmal sebagai tersangka korupsi tukar guling tanah aset daerah dalam kasus korupsi tukar guling tanah lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bokong Semar senilai Rp 35,1 miliar.

Pada 2015, Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan hukuman lima tahun penjara karena merugikan keuangan Negara hingga Rp 23 miliar. “Ikmal lalu ajukan banding, hukumannya justru bertambah menjadi 8 tahun penjara,” beber ICW.

Dan yang terbaru adalah Siti Masista Soeparno, Wali Kota Tegal periode 2014-2019. Kader Partai Golkar itu diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur di Pemerintahan Kota Tegal.

“Ada sejumlah uang diamankan, ada ratusan juta rupiah. Tentu sesuai kewenangan KPK kami amankan terkait indikasi transaksi oleh penyelenggara negara dan unsur swasta juga,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/8).

Uang yang diduga ditujukan untuk suap itu dimasukkan ke dalam beberapa tas. Tas tersebut ikut diamankan saat petugas menangkap Siti di rumah dinasnya, petang tadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Uang diduga suap itu diserahkan dari seorang pengusaha bus di wilayah Tegal. Febri menyebut, dalam OTT tersebut, pihaknya mencokok lima orang, termasuk Siti Mashita. Penangkapan kelima orang itu dilakukan di tiga kota berbeda, yakni Tegal, Balikpapan dan Jakarta.

“Kami amankan lima orang, dan sedang dalam proses dibawa ke kantor untuk pemiriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Febri mengatakan penangkapan seorang penyelenggara negara tersebut dilakukan lantaran ditemukan dugaan suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintahan Kota Tegal, Jawa Tengah.

“Ada indikasi transaksional di sana, dugaan penerima hadiah atau janji, kami rinci dulu. Besok kami konferensi pers,” kata Febri.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...