Polisi Tangkap Anggota Saracen di Pekanbaru

Metrobatam, Pekanbaru – Badan Reserse Kriminal Polri kembali menangkap anggota grup penyebar konten ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) Saracen. Pelaku bernisial MAH ditangkap di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (30/8) sekira pukul 06.00 WIB.

“Pria inisialnya MAH (ditangkap) di kediamannya, Jalan Bawal, Kecamatan Marpoyan Damai,” ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Riau Komisaris Besar Guntur Aryo saat dikonfirmasi, kemarin.

Read More

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Guntur, aktivitas MAH di grup Saracen sebagai pembuat akun media sosial untuk menyebarkan konten ujaran kebencian. Penyidik menduga MAH ikut membuat grup Saracen.

“Dia mengakui menyebarkan ujaran kebencian di media sosial. MAH ini diduga ikut membuat Saracen,” ujar Guntur.

Dia menambahkan, saat ini penyidik telah membawa MAH ke Jakarta untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. Pelaku diterbangkan dari Riau ke Jakarta pada pukul 17.00 WIB, Rabu lalu.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan tiga orang pengelola grup Saracen sebagai tersangka, yakni JAS (32), MFT (43), dan SRN (32).

Mereka ditangkap dengan dugaan menyebarkan ujaran kebencian lewat Saracen. Ketiga dalang Saracen itu dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kelompok Saracen diduga mengeruk keuntungan dengan cara memprovokasi berita-berita bohong (hoax) yang diproduksi secara terus menerus sesuai pesanan. Mereka menyebarkan konten-konten yang mengandung ujaran kebencian dan bernuansa SARA.

Saracen memiliki sekitar 800 ribu pengikut di media sosial. Kelompok ini menerima pesanan untuk menyebarkan konten ujaran kebencian dan bernuansa SARA dengan tarif belasan hingga puluhan juta rupiah. (mb/detik)

   
Loading...

Related posts