BPJS TK Tanjungpinang dan Kejari Tanjungpinang akan Sosialisasi dengan 238 Perusahaan Yang Menunggak Iuran

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang bersama Kejari Tanjungpinang akan melakukan Sosialisasi 238 Perusahaan yang menunggak iuran.

Sosialisasi ini sendiri akan dilaksanakan dari tanggal 25 sampai dengan 29 september 2017 di Aula Kejari Kota Tanjungpinang.

Read More

“238 Perusahaan itu berada di Tanjungpinang dan termasuk Perusahaan berskala kecil, tunggakan 1 sampai 13 bulan,” ucap petugas pemeriksa Perusahaan, Selasa(29/9), Jerfi Iswanto, pagi.

Jefri menegaskan, bagi perusahaan menunggak ini akan kita rekomendasi ke Dinas Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (DPTPM) Kota Tanjungpinang untuk mencabut izin perusahaan yang menunggak tersebut.

“Kita akan DPTPM untuk tidak melayani pengurusan perizinan perusahaan tersebut,” sebutnya.

Sementara itu, Kasidatun Kejari Tanjungpinang, Noly Wijaya memaparkan dukungan pihak Kejaksaan kepada BPJS Ketenagakerjaan ini dalam rangka kerjasama MoU tahun 2017 untuk memberikan pendampingan secara hukum.

Kata dia, dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 dalam pasal 19 ayat 1 pemberi kerja wajib memungut iuran yang menjadi beban peserta dan pekerjanya dan menyetorkanya kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, kata Dia dalam Peraturan Pemerintah Nomor 86 tahun 2013 tentang tata cara pengenaan sanksi administrasi kepada pemberi kerja selain penyelenggara Negara dan setiap orang, selain pemberi kerja, dan penerima bantuan iuran dalam penyelenggaraan jaminan sosial, memberikan sanksi administrative berupa, teguran tertulis, denda, dan/atau tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu terhadap pemberi kerja.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan pembayaran iuran tepat,” harapnya.

Budi Arifin

Loading...

Related posts