Pemkab Bogor Tutup Pesantren Ibnu Mas’ud

Metrobatam, Bogor – Pemkab Bogor bersama Muspida mengeluarkan surat pernyataan bersama terkait keberadaan Pesantren Ibnu Mas’ud. Pemkab melarang semua aktivitas di dalam Pesantren Tahfidzul Quran Ibnu Mas’ud

Surat pernyataan bersama dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Adang Suptandar di hadapan Ketua Yayasan Al-Urwatul Wutsqo, Agus Purwoko. Surat dibacakan di kantor Kecamantan Tamansari, Bogor.

Read More

“Kami bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Dandim dan perwakilan Kejari Bogor, sudah menyampaikan pernyataan bersama. Bahwa prinsipnya, dalam rangka menjaga keutuhan, ketertiban, keamanan, khususnya warga Sukajaya. (Kami) sepakat untuk melarang kegiatan lembaga yang menamakan diri Ma’had Tahfidzul Qur’an Ibnu Mas’ud. Itu yang menjadi pernyataan sikap kami,” kata Adang Suptandar, Senin (18/9).

Larangan tersebut kata Adang sudah berdasarkan kajian dan pertimbangan yang matang. Keberadaan pesantren tak diterima warga sekitar.

“Selanjutnya nanti akan dilakukan pengawasan yang dilakukan oleh setiap intansi sesuai kewenangannya masing-masing,” imbuh Adang.

Setelah surat pernyataan dibacakan, massa yang memadati Pesantren Ibnu Mas’ud berangsur membubarkan diri. Menurut Agus para santri sudah dipulangkan sejak beberapa hari lalu.

Adang menegaskan surat pernyataan bersama tidak dimaksudkan untuk tidak mendukung lembaga pendidikan keagamaan. (mb/detik)

   
Loading...

Related posts