Polisi Akan Panggil Sejumlah Nama yang Terlibat Kasus Saracen

Metrobatam, Jakarta – Kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus melakukan penelusuran soal aliran dana ke Sindikat Saracen. Dari hasil penyidikan itu sudah ditemukan beberapa nama orang yang sudah diduga memberikan uang ke penyebar hoax di media sosial tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan pihaknya sudah mengendus ada beberapa nama yang ikut terlibat dalam Saracen. Namun, polisi tak bisa menyebutkan siapa saja nama itu karena itu menyangkut ke dalam proses penyidikan.

Read More

“Kita tidak bisa sebutkan namanya juga siapa dia dan kelompok apa. Kita tunggu saja dalam proses penyidikannya,” ujarnya di gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (22/9).

Ia menambahkan, bila benar ditemukan mereka ikut menyumbang dana ke Saracen maka pihaknya akan memanggil mereka untuk proses penyidikan lebih dalam. Karena ada kemungkinan itu merupakan pesanan pribadi dan menyasar untuk kelompok.

“Nanti penyidik yang menentukan. jika perlu dipanggil oleh penyidik akan dipanggil,” imbuhnya.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni JAS, SR, dan MFT lalu, MAH. Dan terakhir polisi menetapkan Asma Dewi sebagai tersangka ujaran kebencian.

Dalam kasus ini, Mabes Polri memang menggandeng PPATK guna menelusuri sejumlah transaksi keuangan Asma Dewi dan Saracen. Kerjasama dengan PPATK diyakini akan membuka sejumlah fakta aliran dana yang mengalir. (mb/okezone)

   
Loading...

Related posts