Menanti Kejutan Khofifah di Pilgub Jatim

Metrobatam, Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah mengantongi tiket dukungan untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur (Jatim). Tinggal menunggu waktu bagi Khofifah untuk mendeklarasikan diri.

“(Hasil) silaturahmi dan komunikasi saya dengan para pimpinan partai, mereka memberikan sinyal positif, saya terima kasih supportnya. Koordinasi antar mereka (partai-partai) berjalan, komunikasi saya dengan mereka juga terus berjalan sampai nge-klik,” kata Khofifah saat berkunjung ke Pondok Pesantren Sidogiri di Aula Gedung Sidogiri, Jl. Raya Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/9).

Read More

Dia pun memastikan tiketnya cukup untuk mencalonkannya maju sebagai cagub di Jatim. Apalagi dia mengaku mendapat dukungan dari masyarakat.

“Pokoknya jumlah yang dibutuhkan sesuai persyaratan KPUD untuk maju, Insyaallah cukup,” ucap Menteri Sosial ini.

Sebelumnya, Khofifah sendiri mengklaim ada lima partai politik yang bakal mengusungnya sebagai Cagub Jatim 2018. Namun, hingga saat ini baru empat partai yang siap mengusung Khofifah yakni PPP, Hanura, NasDem dan Golkar.

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan partainya mendukung Khofifah. Tak hanya itu, menurut Idrus, Hanura, dan Nasdem pun satu suara untuk mengusung Khofifah maju di Jatim.

“Dari partai Golkar itu tinggal nanti beberapa partai, saya kira dari NasDem, Hanura juga akan dukung karena kebetulan kemarin saya dengan Pak OSO sama-sama, kemarin di Kalsel kebetulan juga Pak OSO nanya gimana Golkar Jatim saya katakan Insyaallah Khofifah,” ujar Idrus usai menjenguk Novanto di RS Siloam, Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9).

Idrus mengatakan nantinya OSO lah yang akan menyusun jadwal deklarasi bersama ketiga partai tersebut untuk mendukung Khofifah. Nasdem sendiri melihat sosok Ketua PP Muslimat itu dianggap tepat memimpin Jatim. Meski begitu, Nasdem masih menunggu izin atau restu Presiden Joko Widodo untuk merelakan kader NU itu memimpin Jawa Timur menggantikan Soekarwo.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy sendiri yang menyampaikan dukungannya untuk Khofifah. Karena tak bisa mengusung sendiri, dia juga turun berkomunikasi dengan partai-partai lain.

Hingga saat ini Khofifah masih merahasiakan waktu deklarasinya. Yang pasti, sebelum deklarasi, dia bakal minta izin ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Nggak surprise lah kalau aku bilang sekarang. Tunggu nanti kesepakatan mereka, kapan pimpinan partai ambil keputusan. Kalau mereka sudah bilang ‘oh ya Mbak deklarasi tanggal ini’ baru saya matur (izin) ke presiden,” urainya.

Setelah deklarasi, baru akan ditentukan calon wakil gubernur. “Pilih calon wakil yang bisa bikin menang. Nanti akan disurvei lah,” imbuhnya. (mb/detik)

Loading...

Related posts