Pelapor Minta Kasus Nikita Mirzani Lecehkan Panglima TNI Diusut Tuntas

Metrobatam, Palembang – Sejumlah advokat dari Aliansi Advokat Al Islam NKRI, pelapor aktris Nikita Mirzani, mendatangi Mapolda Sumsel di Palembang. Mereka mempertanyakan laporannya dan meminta proses hukum harus tetap berlanjut.

“Kami minta laporan tetap dilanjutkan oleh Polda Sumsel atas penghinaan dan penyebaran ujaran kebencian yang di-posting oleh akun @NikitaMirzani. Kami sebagai keturunan anggota TNI meminta proses hukum tetap dilanjutkan, meskipun Nikita membantah menulis cuitan tersebut,” terang Yogi Pitagora kepada wartawan di Palembang, Kamis (5/10).

Read More

Menurut Yogi, dalam posting-an tersebut, pemilik akun dalam cuitannya telah melecehkan nama dan jabatan Panglima TNI dengan menulis “Film G30S/PKI Kurang Seru. Seharusnya Panglima Gatot juga Dimasukkan kelubang buaya pasti seru…”. Tweet inilah yang dilaporkan oleh pelapor.

“Tweet itu kan sudah jelas, pemilik akun juga sudah jelas siapa orangnya. Jadi kurang apa lagi, kami minta terlapor ini untuk segera diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” sambungnya.

Perihal pernyataan Nikita yang menyebut cuitan tersebut bukan ditulis oleh dirinya dan merasa dibajak, pelapor meminta polisi memeriksa dan meminta keterangan dari Nikita. Ini agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan menjadi pelajaran dalam menggunakan media sosial.

Sebagaimana diketahui, dalam laporan Polisi Nomor: STTLP/669/X/2017/SPKT, tanggal 3 Oktober 2017, pemilik akun @NikitaMirzani dilaporkan telah melakukan tindak pidana dimuka umum, menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk negara Indonesia yang tertuang dalam Pasal 156 KUHP. (mb/detik)

   
Loading...

Related posts