Metrobatam.com, Batam – Dua residivis pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Rosita (31) dan Dani Cater (27), dihadiahi  timah panas (tembakan) oleh anggota Polisi Sektor (Polsek) Sekupang karena berusaha melawan dan kabur saat ditangkap petugas, Selasa (14/11) sekira pukul 02.00 WIB, di Wilayah Batuaji.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti dari tangan kedua residivis tersebut, yaitu 2 unit sepeda motor hasil curian, berupa 1 unit sepeda motor merek Suzuki Satria Fu BP 6035 GJ, hitam dengan Nosin: G427 ID413345 Noka: MH8BG41EAFJ413032. Kemudian 1 unit Yamaha Xeon, BP 6442 GM, warna hijau (Nosin dan Noka telah digosok). Serta 1 buah tas kulit merek Kickers warna coklat, dan 1 unit handphone merek xiomi, warna silver.

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fharoji A.Md, SH, MH mengatakan, penangkapan kedua residivis tersebut, setelah mendapatkan laporan dari korbannya yang kehilangan motor, di wilayah hukum Polresta Barelang.

“Pertama, berdasarkan Laporan Polisi Nomor:LP-B/201/XI/2017/Kepri/Brg/Lubukbaja, tanggal 13 November 2017. Kedua, dari Laporan Polisi Nomor :  LP-B/202/XI/ 2017/Kepri/Brg/Lubukbaja, tanggal 14 November 2017 lalu,” kata
Kompol Oji Fharoji, Jumat (17/11), siang, di Mapolsek Sekupang.

Tempat kejadian perkara (TKP) ada 2, terang Kapolsek Sekupang, pertama di kos-kosan Komplek Nusa Bali Blok F Nomor 02 di Belakang Rumah Sakit Awal Bros. dan kedua, di SPBU Coco Taman Kota Baloi, Kecamatan Lubukbaja.

“Setelah mendapatkan laporan, unit Reskrim Polsek Sekupang, bersama Kanit Reskrim, Iptu M. Akmal, lansung bergerak melakukan olah TKP, pengembangan, dan pengejaran terhadap pelaku,” terang Kapolsek Sekupang.

Dan berdasarkan sumber informasi terpecaya, ungkap Kompol Oji,  diketahui bahwa pelaku atas nama Rosita, ternyata seorang residivis yang telah keluar dari penjara, dan sudah menjalankan aksi curanmornya.

“Informasi yang kami terima, Rosita telah melakukan pencurian sepeda motor, dan merampas tas dalam mobil saat pengendaranya sedang membayar BBM, di SPBU Coco Taman Kota Baloi. Rosita ini diketahui keberadaanya tinggal di Batuaji,” ungkap Kompol Oji Fharoji.

Dijelaskan, bahwa saat dilakukan penangkapan pelaku Rosita itu, ia mencoba lari dan melawan petugas, sehingga dilakukan sebuah tindakan tegas dengan cara melumpuhkannya dengan timah panas.

“Dan kita lakukan penyitaan barang barang hasil kejahatannya. Kemudian hasil introgasi, ternyata si Rosita di bantu oleh temannya bernama Dani Cater. Lalu, bersangkutan ditangkap di kamar kosannya di Ruko Samping Hotel Bali, tanpa perlawanan. Kemudian pelaku diamankan Kapolsek Sekupang, untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” imbuh Kompol Oji.

“Saat ini, kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan kasus ini kita kembangkan untuk mengungkap kasus curanmor lainnya, yang tengah marak di Kota Batam ini. Untuk kedua tersangka ini akan kita jerat dengan pasal 365, terkait pencurian dan pemberatan. Yaitu, dengan ancaman paling lama 5 tahun kurungan penjara,” pungkas Kapolsek Sekupang ini.

Sumber: Haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...