PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan gubernur Riau itu kini dikurangi empat tahun dari hukuman sebelumnya 14 tahun penjara.

“Akhirnya PK kita dikabulkan dan massa hukuman Pak Rusli Zainal dikurangi menjadi 10 tahun,” kata kuasa hukum Rusli Zainal, Eva Nora, Jumat (24/11).

Read More

Saat ini salinan putusan PK terhadap Rusli Zainal sudah dikirim MA ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. “Namun, secara resmi salinan putusan PK (dari MA) belum kita terima, kita baru dapat itu dari pengadilan,” ujar Eva.

Eva menegaskan bahwa salah satu poin yang tidak dikabulakan hakim adalah permohonan agar hak politik Rusli Zainal tidak dicabut. “Hak politik klien kita tetap dicabut,” sebutnya.

Sebelumnya Rusli Zainal dijerat dua kasus korupsi oleh KPK yakni PON dan kehutanan. Pengadilan Negeri Pekanbaru memvonis politikus Partai Golkar itu 14 tahun penjara, dari 17 tahun yang dituntut jaksa KPK.

Rusli Zainal kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Hasilnya, Pengadilan Tinggi mengurangi massa hukuman Rusli menjadi 10 tahun.

KPK tidak terima atas putusan hakim PT yang mengurangi masa hukuman Rusli dan mengajukan kasasi ke MA. Gayung bersambut, MA menguatkan putusan dari PN Pekanbaru dan menghukum Rusli 14 tahun.

Upaya hukum terakhir pun ditempuh, Rusli Zainal mengajukan PK. Hasilnya dia mendapat pengurangan masa tahanan lagi menjadi 10 tahun penjara. (mb/okezone)

Loading...

Related posts