Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Polda Kepri) kekurangan tujuh ribu personel. 

Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi dalam paparan refleksi akhir tahun 2017 di Mapolda Kepri, Batam, Jumat mengatakan, selama kurun 2013 hingga 2016, dan untuk memenuhi perbandingan rasio Polri dengan masyarakat yaitu 1 banding 575, Polda Kepri telah melakukan penambahan personel sebanyak 942 orang, dan khusus 2017 merekrut 265 personel.

Penambahan personel itu bersumber dari akademi kepolisian delapan orang, sarjana satu orang, brigadir 242 orang dan tamtama 14 orang.

Selama kurun lima tahun jumlah personel Polda Kepri lanjutnya meningkat rata-rata dua persen pertahun.

“Jumlah personel Polda Kepri saat ini 5.102 orang, namun idealnya 12 ribu,” kata Didid.

Jenderal bintang dua itu menyatakan guna mengatasi kekurangan personel Polda Kepri akan merekrut putra-putri daerah untuk menjadi anggota Polri.

Karena, lanjutnya, di Provinsi Kepri saat ini sudah ada Sekolah Polisi Negara (SPN) di Tanjung Batu.

Selain itu Kapolda Kepri juga melayangkan permohonan ke Mabes Polri untuk penambahan personil golongan perwira.

Didid menjelaskan guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Kepri yang 96 persennya adalah lautan menyiagakan personel Brimob untuk di tempatkan di pulau-pulau.

“Kita juga memiliki anggota polisi yang BKO (di bawah kendali operasi) di satuan wilayah atau Polres terdekat dan itu semua sudah ada protapnya,” katanya.

Selain itu untuk mengamankan pulau-pulau pihaknya sudan mengajukan penambahan sarana prasarana penunjang salah satunya armada laut khususnya untuk satuan Polairud dan Polres-polres yang berada di pulau-pulau ke Mabes Polri.

 

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...