Metrobatam, Jakarta – Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku bangga dengan penetapan Airlangga Hartarto penggantinya. Hal ini diungkapkan Setnov usai mengikuti sidang korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (20/12).

“Ya saya bangga sama Pak Airlangga. Saya harap Pak Airlangga bisa menindaklanjuti program yang sudah berjalan,” ujar Setnov.

Namun terdakwa korupsi e-KTP tak menjelaskan lebih jauh terkait program yang dimaksud. Setnov berpesan agar kader Golkar tetap kompak demi kemajuan partai dan pemerintah .

“Harus kompak bersama dan memajukan program pemerintah dan Golkar ke depan,” katanya.

Sementara saat disinggung soal perkara yang menjeratnya, Setnov menolak berkomentar. Ia langsung bergegas menuju mobil tahanan.

Sidang hari ini, kuasa hukum Setnov membacakan eksepsi atau nota keberatan di hadapan majelis hakim. Setnov dalam kondisi sehat meski tak banyak berkomentar di muka persidangan.

Lihat juga: Airlangga Hartarto Resmi Ketua Umum Golkar Sampai 2019

Golkar telah resmi menetapkan Airlangga sebagai orang nomor satu di Golkar menggantikan Setnov melalui Munaslub.

Namun saat ini Golkar belum menunjuk pengganti Setnov di DPR. Kursi Ketua DPR saat ini masih lowong. Untuk sementara diisi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon dengan status pelaksana tugas.

Targetkan Golkar Kuasai 110 Kursi DPR

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan Partai Golkar meraup 16 persen suara dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Kami punya target 16 persen tapi kami punya harapan memperoleh 110 kursi di DPR,” kata Airlangga usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum Golkar periode 2017-2019 di Balai Sidang JCC Senayan, Rabu (20/12).

Pada pileg 2014, Partai Golkar memperoleh 91 kursi parlemen atau sekitar 14 persen suara nasional. Golkar berada di bawah PDIP sebagai partai dengan suara terbanyak.

Partai Golkar, kata Airlangga juga akan segera melakukan konsolidasi untuk bisa mencapai target tersebut. “Ini kami akan konsolidasi memperkuat barisan, kami kembalikan pada hasil pemilu 2014,” ujarnya.

Airlangga juga menegaskan saat ini tidak ada lagi faksi-faksi atau kelompok di internal Golkar. Hal itu, menurut Airlangga terbukti dengan hasil musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) yang disepakati secara bulat.

Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan akan segera merancang program pemenangan untuk Pemilihan Kepala Daerah, Pemilihan Legislatif, dan pemilihan Presiden.

Selain itu, Partai Golkar, kata Airlangga, akan mulai fokus untuk mengawal program yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat.

Dirinya juga meminta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk mendukung program kesejahteraan tersebut.

“Kader yang ada di DPR, DPRD, kader Partai Golkar di pemerintahan, baik gubernur, bupati wali kota seluruhnya mengupayakan program-program kesejahteraan rakyat jadi program prioritas 2018-2019,” tutur Airlangga.

Sementara itu, terkait dengan rangkap jabatannya sebagai Menteri Perindustrian dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo. Apalagi, hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden

“Amanah yang diberikan bapak presiden tentu sebagai pembantu beliau wajib untuk menjalankan amanat tersebut,” katanya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...