Metrobatam.com, Jatim – Dua bandar sabu jaringan Malaysia yakni Ibrohim (23) dan Hamet (32) ditembak mati anggota BNNP Jatim. Sebab keduanya berusaha kabur saat disergap petugas. Bahkan, pelaku sempat menabrak petugas ketika hendak disergap.

Selain menembak mati dua bandar sabu, BNNP juga menangkap empat tersangka lainnya yang berperan sebagai kurir meliputi ARW, ZN, RHM dan HSN. Dari tangan para tersangka, petugas menyita sabu-sabu seberat 7,3 kilogram.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso, menjelaskan BNNP Jatim bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan psikotropika jenis methamphetamine (sabu-sabu) seberat 7,3 kg yang berasal dari Malaysia.

“Sabu itu dibawa melalui jalur laut via terminal pelabuhan penumpang Tanjung Perak untuk dimasukkan ke Surabaya dan sekitar,” terang Budi Waseso saat jumpa pers di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Perak, Kamis (11/1/2018).

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso, menyatakan pengungkapan kasus tersebut berawal informasi yang diperoleh DJBC kantor pusat dari BNNP Jatim tentang adanya upaya penyelundupan sabu-sabu dari luar negeri yakni Malaysia, yang dibawa ABK berinisial ARW untuk transit di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selanjutnya dibawa ke Surabaya melalui jalur laut dengan menggunakan kapal ferry tujuan pelabuhan Tanjung Perak. Kemudian tim gabungan BNNP dan DJBC bersiaga di sekitar pelabuhan Tanjung Perak untuk melakukan pemantauan penumpang yang turun dari kapal pada 5 Januari 2017 sekitar pukul 19 00 WIB.

“Sekitar pukul 20 15 WIB kapal Niki Sejahtera yang ditumpangi para kurir yang membawa sabu tiba di pelabuhan. Para kurir keluar dari pelabuhan dengan dijemput tersangka lain menggunakan mobil Avanza. Pada waktu dan lokasi yang sama, pengendali (bandar sabu) sedang menunggu dan mengawasi proses penjemputan dari dalam mobil Honda CR-V nopol M 806 HA,” ungkapnya.

Pada saat dilakukan penindakan, sambung Buwas, para pelaku berupaya melarikan diri dengan menggunakan mobil. Untuk para kurir kabur dengan naik mobil avanza yang membawa sabu seberat 7,3 kg, yang dibungkus dalam plastik kemasan susu. Setelah terjadi kejar-kejaran, pelaku berhasil dilumpuhkan di Jalan Kalimas Surabaya.

“Sedangkan pengendali (bandar sabu) melarikan diri menggunakan CR-V. Ketika terdesak, pelaku mencoba melawan dengan cara menabrak petugas di Jalan Pacar Kembang. Lalu petugas mengambil tindakan tegas dan terukur, sehingga menyebabkan kedua pelaku meninggal dunia,” papar Buwas.

Buwas menambahkan, sabu yang diselundupkan seberat 7,3 kg tersebut diperkirakan senilai Rp 14,6 miliar dengan asumsi satu gram dihargai Rp 2 juta (sesuai harga pasaran). Atas upaya penggagalan penyelundupan ini telah menyelamatkan 29 200 jiwa dari bahaya penyalahgunaan sabu, dengan asumsi 1 gram dapat digunakan 4 orang.

Sumber : Okezone

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...