Gelapkan Uang Tagihan, Pekerja Ekspedisi Kargo Bandara Hang Nadim Ditangkap Polsek Segulung

Metrobatam.com, Batam – Seorang pekerja ekspedisi kargo Bandara Hang Nadim berinisil T, ditangkap petugas Polsek Sagulung, Kamis (22/3) sekira pukul 22.00 WIB.

Pelaku ditangkap pada saat berupaya kabur melalui Bandara Hang Nadim Batam. Dimana selama ini pelaku juga jarang menetap di Batam, tetapi terkadang di Kalimantan dan Pulau Jawa.

Read More

Kepada awak media, Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto mengatakan bahwa awalnya pihaknya menerima laporan atas penggelapan jabatan beserta tagihan atau invoice espedisi barang kargo. Dimana disebutkan pelaku melancarkan aksinya sejak tanggal 5 Desember 2017 silam.

Selama rentang waktu itu, pelaku menggelapkan tagihan sebesar Rp347 juta atas nama PT Batamas Pilar Logistikindo yang berkantor di Bandara. Yang lebih hebat lagi, pelaku ini nekat mengelapkan tagihan dengan 16 perusahaan di kota Batam.

“Kita menangkap pelaku ini atas laporan PT Batamas Pilar Logistikindo dengan penggelapan tagihan sebesar Rp347 juta,” kata¬† Kapolsek, Jumat (23/3) siang.

Ia juga mengatakan, sebelumnya kita juga agak kelawahan menangkapnya sebab pelaku ini sering hilang timbul dan kadang di pulau Jawa, Kalimantan serta nomor ponselnya tak aktif. Dengan kesempatan yang ada, serta didukung kecukupan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa, pelaku pun langsung diamankan ketika mau kabur lagi.

Selain itu juga, lanjutnya, terungkap bahwa pelaku masih akan melakukan penagihan untuk 15 perusahaan lainya. “Memang yang melapor PT Batamas Pilar Logistikindo. Namun masih ada 15 perusahaan lagi yang tagihan digelapkannya,” ujarnya.

Masih kata Kapolsek Sagulung ini, dengan ulahnya tersangka ini, pihak perusahaan mengakui mengalami kerugian Rp347 juta dan pelaku terancam Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana 5 tahun kurungan penjara.

Ditempat yang sama, pelaku sendiri mengakui perbuataanya. Dan dikatakan dia jika uang hasil tagihan tersebut sudah habis untuk berpoyah-poyah. “Saya kerja disana sudah 2 tahun bang, dan tagihannya sudah habis untuk jalan-jalan,” aku nya.

 

Sumber : Haluankepri.com

Loading...

Related posts