Metrobatam, Jakarta – Kelompok buruh bakal menggelar aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei mendatang. Setidaknya 1.500 buruh dari Karawang, Jawa Barat bakal tiba di Jakarta. Polisi menyebut buruh berlibur bukan aksi.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F. Kurniawan mengatakan sebanyak 1.200 personel gabungan dari Polres Karawang, Polda Jawa Barat dan Satpol PP akan melakukan pengawalan terhadap buruh yang berangkat ke Jakarta.

“Tentunya May Day itu kita jadikan Fun Day. Kita berlibur ke Jakarta bukan untuk melakukan aksi dan kita dari kepolisian mengimbau kalau terjadinya provokasi untuk melakukan tindak anarkis agar menjauh. Kita dari Polres Karawang akan mengawal mereka berlibur ke Jakarta,” ujar Hendy di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/4).

Dia mengatakan awalnya buruh yang hendak berangkat ke Jakarta berjumlah sekitar 5.000-6.000 orang. Namun menurut Hendy, setelah pihaknya mengajak kelompok buruh untuk membuat kegiatan di Karawang, jumlah yang berangkat ke Jakarta pun berkurang.

“Hanya 1.500, total yang dipastikan berangkat ke Jakarta, yang lainnya mereka melaksanakan (kegiatan) sama Polres dan Pemda di Karawang,” ujarnya.

Hendy mengatakan 1.500 buruh akan berangkat menggunakan bus menuju Monas, Jakarta Pusat. Keberangkatan mereka dimulai pada Senin (30/4), sehari sebelum perayaan Hari Buruh.

Menurutnya ada enam elemen buruh di Karawang. Mereka juga akan mengadakan perayaan Hari Buruh dengan berbagai kegiatan di Karawang.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo tak menampik akan ada aksi buruh di Bandung, termasuk di Gedung Sate, DPRD dan Balai Kota. Sebanyak 5.000 buruh diprediksi akan turun aksi saat May Day.

Hendro mengatakan ada tiga kegiatan yang akan dilakukan untuk merayakan Hari Buruh, di antaranya diskusi, aksi unjuk rasa, bakti sosial, tablig akbar, hingga hiburan. Ketiga kegiatan itu berlangsung pada 30 April, 1 dan 2 Mei.

Polisi Sebut Buruh Kerawang Berlibur ke Jakarta Saat May DayMassa buruh peringati May Day dengan menyalakan suar di Jakarta pada 1 Mei 2017. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Namun Hendro belum menerima laporan terkait rencana buruh yang akan berangkat ke Jakarta. Dia juga mengimbau supaya buruh menggelar aksi di Bandung dan tidak berangkat ke Jakarta.

Sebanyak 1.000 personel kepolisian akan dikerahkan selama kegiatan tiga hari tersebut. Jumlah itu dapat berubah tergantung situasi di lapangan.

Kapolri Panggil Tiga Kapolda

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengumpulkan sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Barat dan Kapolda Banten. Rapat itu untuk menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan rapat yang berlangsung di Main Hall Polda Metro Jaya, pada Rabu (18/4) itu untuk koordinasi pengamanan aksi buruh di Jakarta.

Setyo enggan menjelaskan alasan Kapolda Jabar dan Kapolda Banten turut disertakan dalam rapat tersebut.

“Tadi Pak Kapolri memimpin rapat yang dihadiri pejabat utama Mabes Polri kemudian Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jabar dan Kapolda Banten dengan beberapa pejabatnya serta dari salah satu Dirjen dari Kementerian Tenaga Kerja,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Setyo mengatakan dalam rapat tersebut juga dijelaskan bahwa polisi akan berkoordinasi dan memfasilitasi kegiatan buruh di Jakarta.

Dalam peringatan Hari Buruh mendatang polisi juga menyertakan tema May Day is Fun Day. Setyo menjelaskan tema tersebut bertujuan supaya kegiatan buruh dapat dilakukan dengan bersenang-senang.

Setyo belum dapat merinci jumlah personel yang akan dikerahkan pada peringatan Hari Buruh. Pihaknya masih memastikan jumlah massa buruh yang akan menyambangi Jakarta. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...