Dokter Spesialis: Tidak Ada Masalah di Jantung Setnov Usai Kecelakaan

Metronatam, Jakarta – Dokter spesialis jantung Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Mohammad Toyibi, meyatakan kondisi jantung terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) tidak mengalami gangguan seusai mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Hal ini diungkapkannya saat bersaksi di persidangan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (9/4).

Read More

“Setelah saya periksa pasien ini (Setya Novanto) tidak ada masalah di jantungnya,” ujar Toyibi di ruang sidang.

Setelah memeriksa Novanto, Toyibi mengaku didatangi oleh dokter dari KPK yang bernama Yohanes dan bertanya mengenai kondisi dari terdakwa Novanto. “Dia nanya ke saya, dok sebenarnya pasien ini transportable (bisa dibawa) atau tidak? Lalu saya jawab enggak ada masalah,” terangnya.

Tak berapa lama usai dirinya memeriksa Setya Novanto dan dianggap dalam keadaan sehat, Toyibi mengutarakan, mantan ketua DPR itu langsung dipindahkan oleh pihak KPK untuk menuju RSCM. “Pasien (Setya Novanto) katanya mau dibawa ke RSCM,” ucap Toyibi.

Selain itu, Toyibi juga menjelaskan bahwa dirinya mendapat pesan singkat dari supervisor perawat untuk dapat memeriksa Novanto.

“Jam 11 malam ada WA dari supervisor perawat namanya saya tidak tahu, isinya surat dari Bimanesh meminta saya periksa pasien atas nama SN dengan kemudian saya pada penuhi pagi harinya karena itu jam praktik saya sekitar 10.30,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, Bimanesh didakwa telah melakukan rekayasa agar Setnov dirawat inap di RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK saat menjadi tersangka kasus e-KTP.

Bimanesh telah melakukan rekayasa kesehatan Setnov bersama dengan Pengacara Fredrich Yunadi. Awalnya, RS Medika Permata Hijau menolak permintaan Fredrich Yunadi yang meminta surat pengantar rawat inap untuk Setnov, dengan diagnosa kecelakaan. (mb/cnn indonesia)

   
Loading...

Related posts