Metrobatam, Jakarta – ‎Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyayangkan isi ceramah dari Wakil Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Salat Subuh (GIS) Eggi Sudjana yang dianggapnya tak membawa kesejukan bagi umat.

Saat berceramah di Masjid Dzarratul Mauthmainnah, Tangerang Selatan, Minggu 15 April 2018, Eggi menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) membawa masyarakat menjadi miskin.

“Saya kira kurang tepatlah, kalau di masjid kan tempat syiar agama, menebarkan kesejukan, bukan menebarkan hal-hal yang berbau itu (seperti ceramah Eggi), jadi bingung masyarakat,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/4).

Moeldoko menjelaskan, bahwa Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah mampu menurunkan angka kemiskinan di Indonesia menjadi 0,39 dari rasio sebelumnya di angka 0,41. “Ngomongnya enggak logis, kita berbicara ada data-datanya,” kata mantan Panglima TNI itu.

Moeldoko juga membantah tudingan Eggi bahwa pemerintahan saat ini membiarkan sumber daya alam (SDA) dikuasai oleh asing. Sebab, hal itu telah terjadi sejak pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. “SDA dikuasi asing kan dari dulu,” ‎ucapnya.

Sebelumnya Eggi memberikan ceramah yang berisikan bahwa kekayaan alam Indonesia yang seharusnya dirasakan oleh rakyat, tetapi justru dinikmati oleh asing.

“Kenapa kita mendapatkan (emas) 10 persen, kan perintah UU untuk rakyat Indonesia bukan rakyat Amerika, dengan kondisi seperti ini siapa yang membuat miskin, Allah atau Presiden?,” ucap Eggi.

“Jadi siapa yang membuat kita miskin? Presiden atau Allah?” lanjutnya saam memberikan ceramah. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...