Metrobatam, Trenggalek – SS (59) ditangkap Satreskrim Polres Trenggalek. SS melakukan penipuan dengan cara mengintimidasi korban agar menuruti ritual seksnya yang menyimpang.

Aksi nekat pensiunan PNS Pemkot Kediri ini dilakukan sejak tahun 2014 lalu dengan sasaran PNS, pejabat, TNI dan polisi. Selama beraksi, pelaku nekat menghubungi korban melalui telepon dan pesan pendek.

Hal itu didorong oleh hasrat seksual yang menyimpang. Hasrat tersebut baru tersalur setelah tersangka menipu korbannya untuk melakukan ritual menyimpang.

“Selama ini belum pernah bertemu langsung dengan para korban, hanya berkomunikasi dengan melalui sambungan telepon dan pesan pendek,” kata pria warga Desa/Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Rabu (11/9).

Aksi yang dilakukan bertahun-tahun itu dilakukan hanya untuk mencapai kepuasan seks menyimpangnya.

Korban diminta untuk melakukan ritual menyimpang. Seperti melumuri tubuh dengan tinta printer dan menggosok dengan baja pembersih panci, menato wajah serta beberapa modus lainnya.

SS menambahkan, aksi aneh yang dilakukan sejak tahun 2014 tersebut telah memakan korban lebih dari 100 orang. SS mendapat nomor telepon kantor pribadi korbannya melalui 108. “Saya tidak setiap hari menelepon, hanya pada saat dorongan (seksual) itu muncul saja,” jelas SS.

“Jadi tersangka ini akan merasa puas setelah korban tertekan atau mengikuti perintahnya, kemudian dia berfantasi seksual hingga orgasme,” kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE